RADAR BANYUWANGI - Jenazah Komang Kesuma Jaya awalnya ditemukan mengapung di aliran sungai Dusun Bimo, Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi, pada Senin (10/3) dini hari pukul 03.00 WIB.
Mayat warga Dusun Banjar Wali Selatan, Desa Yahembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali itu kali pertama ditemukan oleh dua warga Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, yakni Iwan Susanto, 45, dan Micky Langgeng Pras, 19.
Keduanya sedang mencari spot memancing di pinggir sungai. Saat hendak melempar pancing, Iwan melihat sesosok mayat mengapung.
Untuk memastikan benda mencurigakan tersebut adalah mayat, Iwan langsung memanggil Micky.
”Setelah memastikan itu mayat, saya langsung menghubungi Pak Kades Bimorejo,” ujar Iwan di hadapan aparat kepolisian.
Setelah mendapat laporan, kepala Desa Bimorejo segera menghubungi Bhabinkamtibmas setempat dan Puskesmas Bajulmati.
Tim medis dari puskesmas langsung mengevakuasi jenazah dan membawanya ke RSUD Blambangan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Warga sekitar mengaku tidak mengenali identitas korban. Mereka menduga korban mungkin terseret arus sungai atau mengalami musibah sebelum ditemukan.
Kapolsek Wongsorejo AKP Eko Darmawan mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak medis dari Puskesmas Wongsorejo, pihaknya menyatakan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.
Setelah itu jenazah dibawa ke RSUD Blambangan. Di sana juga sempat dilakukan pemeriksaan jenazah. Petugas juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
Pihak keluarga yang dihubungi kepolisian sempat dimintai persetujuan untuk dilakukan otopsi mayat.
Baca Juga: Tanpa Jorge Martin, MotoGP Terasa Sepi, Sang Pembalap Buka Suara
Namun, pihak keluarga korban menolak otopsi. Mereka memilih mengambil jenazah untuk dibawa ke rumah duka ke Jembrana.
”Setelah diperiksa di Puskesmas Wongsorejo dan RSUD Blambangan, hasil visum tidak ada tanda kekerasan,” imbuhnya.
Dari keterangan keluarga korban, sebelum meninggal korban pamit keluar untuk memancing bersama temannya.
Namun, tidak diketahui ke mana korban pergi. Hingga akhirnya pihak keluarga mendapat kabar dari anggota Polsek Wongsorejo jika korban ditemukan tewas.
”Untuk penyebab kita tidak bisa menyimpulkan secara pasti. Kalau dari keterangan medis, korban sudah meninggal selama satu hari,” tandasnya. (fre/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin