RADARBANYUWANGI.ID - Rusia dan Korea Utara resmi membuka jalur transportasi kereta api lintas negara yang melintasi Sungai Tumen pada Selasa (21/4/2026).
Peresmian ini menandai babak baru dalam konektivitas kedua negara yang selama ini terbatas.
Upacara peresmian dilakukan secara virtual dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi dari kedua pihak.
Menteri Perhubungan Rusia, Andrey Nikitin, menyebut proyek ini sebagai tonggak penting dalam sejarah hubungan bilateral.
“Lalu lintas jalan yang secara langsung menghubungkan kedua negara akan hadir untuk pertama kalinya. Tahapan paling penting dari konstruksi telah diselesaikan dalam waktu kurang dari satu tahun,” ujar Nikitin dalam sambutannya, dikutip Antara.
Jalur ini melintasi jembatan yang dibangun di atas Sungai Tumen dengan panjang hampir 5 kilometer, termasuk bentang utama sepanjang 1 kilometer.
Infrastruktur tersebut dirancang untuk memiliki dua jalur kereta yang memungkinkan mobilitas barang dan penumpang secara lebih efisien.
Di sisi Rusia, pembangunan proyek ini melibatkan sekitar 70 pekerja serta 30 unit peralatan konstruksi.
Proses pembangunan yang relatif cepat menunjukkan prioritas tinggi yang diberikan terhadap penguatan konektivitas regional.
Pembukaan jalur ini diperkirakan akan meningkatkan kerja sama ekonomi antara Rusia dan Korea Utara, terutama dalam sektor logistik dan perdagangan.
Selain itu, keberadaan jalur kereta lintas batas ini juga berpotensi memperluas akses transportasi di kawasan Asia Timur.
Editor : Lugas Rumpakaadi