Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Iran Klaim Tembak Jatuh 3 Pesawat Militer AS, Misi Penyelamatan Pilot F-15 Berujung Ledakan di Isfahan

Ali Sodiqin • Minggu, 5 April 2026 | 18:28 WIB
Iran mengklaim menembak jatuh 3 pesawat militer AS saat misi penyelamatan pilot F-15 di Isfahan. Dua Black Hawk dan satu C-130 terbakar. (Kolase foto X)
Iran mengklaim menembak jatuh 3 pesawat militer AS saat misi penyelamatan pilot F-15 di Isfahan. Dua Black Hawk dan satu C-130 terbakar. (Kolase foto X)

RADARBANYUWANGI.ID – Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas. Militer Iran mengklaim berhasil menembak jatuh tiga pesawat militer Amerika Serikat yang disebut sedang menjalankan misi penyelamatan pilot jet tempur F-15E Strike Eagle di wilayah selatan Isfahan, Minggu (5/4).

Klaim itu disampaikan langsung oleh Markas Komando Pusat Militer Iran, Khatam Al Anbiya, yang menyebut tiga pesawat tersebut terdiri dari dua helikopter Black Hawk dan satu pesawat angkut militer C-130.

“Pesawat-pesawat musuh yang menyusup di wilayah selatan Isfahan, termasuk dua helikopter Black Hawk dan satu pesawat angkut militer C-130, telah dihantam dan kini terbakar,” demikian pernyataan resmi militer Iran. 

Kabar ini langsung memicu sorotan dunia internasional karena berpotensi memperburuk eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat.


Misi Penyelamatan Pilot F-15 Berubah Jadi Operasi Berdarah

Insiden bermula setelah sebuah jet tempur F-15E milik AS dilaporkan jatuh pada Jumat (3/4).

Sejak saat itu, pasukan Amerika disebut melakukan operasi besar-besaran untuk menemukan dan mengevakuasi awak kedua pesawat.

Namun, operasi tersebut justru diklaim berujung petaka.

Menurut Iran, tiga pesawat yang diterjunkan AS masuk ke wilayah selatan Isfahan dan kemudian menjadi sasaran serangan.

Ledakan besar dilaporkan terjadi di kawasan gurun, disusul munculnya kobaran api dan asap tebal dari lokasi kejadian.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengklaim operasi penyelamatan berjalan sukses.

Trump menyebut pilot yang dicari telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan aman.

Ia bahkan menyebutnya sebagai salah satu misi penyelamatan paling berani dalam sejarah militer AS.


Foto Puing Pesawat Hangus Beredar

Media pemerintah Iran menayangkan sejumlah foto dan video yang memperlihatkan puing-puing pesawat terbakar.

Dalam gambar yang beredar, tampak serpihan logam berserakan di kawasan gurun dengan asap masih mengepul.

Visual tersebut memperlihatkan skala kerusakan yang cukup besar.

Beberapa rekaman bahkan menunjukkan area yang diduga menjadi titik jatuh pesawat dengan kobaran api yang belum sepenuhnya padam.

Klaim visual ini masih belum dapat diverifikasi sepenuhnya oleh pihak independen. 


Lima Orang Dilaporkan Tewas

Tak hanya kerusakan armada udara, media Iran juga melaporkan lima orang tewas dalam operasi tersebut.

Hingga saat ini belum ada kepastian apakah korban merupakan warga sipil, personel militer Iran, atau bagian dari operasi penyelamatan Amerika.

Situasi ini membuat tensi kawasan semakin tinggi, terlebih setelah video pencarian pilot oleh warga lokal juga ramai ditayangkan media Iran.

Dalam rekaman itu, sejumlah warga terlihat ikut menyisir lokasi sambil membawa bendera dan senjata.

Iran disebut menawarkan imbalan bagi siapa pun yang memberikan informasi terkait keberadaan pilot AS tersebut. 


AS Belum Beri Konfirmasi Resmi

Hingga berita ini diturunkan, pihak militer Amerika Serikat belum memberikan konfirmasi resmi terkait klaim Iran soal jatuhnya dua Black Hawk dan satu C-130.

Sejumlah media internasional menyebut masih ada kemungkinan perbedaan versi antara kedua pihak.

AS sejauh ini hanya menegaskan bahwa pilot F-15 telah berhasil diselamatkan.

Konflik informasi ini diperkirakan akan terus berkembang dalam beberapa jam ke depan.

Dunia kini menanti pernyataan resmi Pentagon terkait klaim serangan terbaru dari Iran. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Iran vs AS #C-130 #Isfahan #pesawat militer Amerika #Black Hawk