RADARBANYUWANGI.ID - Bupati Ipuk Fiestiandani didampingi suaminya Abdullah Azwar Anas sudah tiba di Makkah untuk melaksanakan ibadah haji, Minggu (1/6).
Begitu menginjakkan di Tanah Suci, Ipuk langsung menyapa calon jemaah haji (CJH) asal Banyuwangi yang tergabung dalam kloter 42, 43, dan 44.
Wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi MS. Muntaha melaporkan, pertemuan Ipuk dengan CJH berlangsung di Alzaayir Blaza Hotel, kawasan Misfalah, Makkah, Minggu (1/6).
Suasana haru dan kebersamaan terasa begitu kuat saat Ipuk menyampaikan pesan dan doa kepada jemaah.
Orang nomor satu di Pemkab Banyuwangi itu berpesan agar seluruh jemaah senantiasa menjaga kesehatan fisik dan semangat spiritual selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.
“Jaga kesehatan bapak-bapak dan ibu-ibu. Jangan memaksakan diri, karena haji adalah ibadah yang memerlukan kesiapan fisik dan mental. Mohon doanya juga untuk Banyuwangi agar terus diberi keberkahan dan kedamaian,” pesan Ipuk dengan penuh hangat.
Kunjungan tersebut dihadiri Petugas Haji Daerah (PHD), ketua kloter 42 Fakhurrozi, ketua kloter 43 Dimyati, ketua kloter 44 Abdul Wahid, tim kesehatan haji, pembimbing ibadah haji, semua ketua rombongan (karom).
Ketua regu, dan sejumlah kiai yang mendampingi jemaah Banyuwangi selama berada di Tanah Suci.
Ipuk menegaskan, kunjungan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap pelayanan dan perhatian kepada jamaah haji asal daerahnya.
Ipuk ingin memastikan seluruh jemaah nyaman, terlayani dengan baik, dan menjalankan ibadah dengan lancar.
Pertemuan Ipuk dengan CJH sebagai bentuk cinta dan tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat Banyuwangi.
”Setiap pelaksanaan ibadah haji selalu ada dinamika, maka bapak dan ibu ambil hikmahnya, ” kata Ipuk
Kehadiran Ipuk dan mantan Menpan-RB Abdullah Azwar Anas mendapat apresiasi dari sejumlah pendamping haji.
Salah satu tokoh yang hadir adalah KH Mursyidi. Dia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut Azwar Anas menyampaikan keprihatinannya terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang semakin pesat. Kehadiran AI bisa menggantikan berbagai jenis pekerjaan manusia.
“Perkembangan AI sun gguh luar biasa cepat. Kalau tidak ada langkah-langkah antisipatif dari sekarang, banyak pekerjaan yang bisa hilang, termasuk di sektor pemerintahan. Maka reformasi birokrasi juga harus adaptif terhadap era digital ini,” ujar Anas.
Bupati Banyuwangi dua periode ini juga mengajak masyarakat untuk senantiasa memanjatkan doa, terlebih di momen ibadah seperti ini, agar Banyuwangi diberikan kekuatan dan ketangguhan menghadapi tantangan zaman.
“Mumpung kita berada di Tanah Suci, mari berdoa untuk diri kita, keluarga, dan bangsa. Semoga keluarga kita selalu dalam lindungan-Nya, dan Indonesia diberi petunjuk dalam melangkah ke depan,” tambahnya.
Perwakilan CJH, KH M. Hasyim Syafaat mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bupati Ipuk dan Pak Anas.
"Jemaah merasa bahagia ketika didatangi pemimpinnya," ujar pengasuh Ponpes Darussalam Blokagung ini.
Hal senada dikatakan oleh Gus Ruhin. Menurut dia, peran Pemkab mendukung kelancaran jemaah haji Banyuwangi sangat baik.
Di antaranya, sebelum melanjutkan penerbangan ke Tanah Suci, Pemkab menyediakan bus serta kendaraan pengangkut barang untuk mendukung keberangkatan jemaah.
”Selain transportasi, Pemkab juga memastikan adanya pengawalan dan petugas pendamping selama perjalanan agar jamaah merasa aman dan nyaman hingga tiba di asrama,’’ kata Gus Ruhin.
Pembimbing KBIHU Sabilillah KH Mursyidi juga memberi apresiasi kepada Ipuk dan Anas yang jauh-jauh datang menyapa jamaah di Mekkah.
"Ini adalah bentuk kepedulian luar biasa. Semoga menjadi teladan dan membawa keberkahan,” ucap Mursyidi.
Kunjungan tersebut menjadi momen kebersamaan yang menguatkan semangat dan moril jemaah, sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan warganya yang sedang menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Ketua kloter 42 Fakhurrozi mengucapkan terima kasih atas perhatian pemkab terhadap penyelenggaraan haji.
“Kunjungan ini sangat berarti bagi kami dan para jemaah. Ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama,” kata Kasi PHU Kemenag Banyuwangi ini. (aif)
Editor : Lugas Rumpakaadi