RADARBANYUWANGI.ID - Setelah 12 tahun hadir sebagai gim mobile dan browser eksklusif Jepang, Granblue Fantasy (GBF) akhirnya resmi merambah platform Steam secara global.
Cygames mengumumkan peluncuran tersebut melalui akun resmi mereka @Cygames_EN, dengan tanggal rilis ditetapkan pada 10 Maret 2026.
Granblue Fantasy pertama kali dirilis pada 2014 untuk perangkat mobile dan browser web di Jepang.
Gim RPG besutan Cygames ini menampilkan antarmuka portrait atau layar tegak yang khas, menjadikannya lebih cocok untuk penggunaan di genggam.
Meski secara teknis dapat diakses oleh pemain luar Jepang melalui laman resminya dengan mengubah bahasa ke Inggris, peluncuran Steam ini menjadi pengumuman resmi pertama yang menyambut pemain internasional secara langsung.
Kabar ini disambut antusias oleh komunitas penggemar GBF di seluruh dunia.
Namun kegembiraan tersebut diiringi kekhawatiran nyata, banyak pemain yang telah berinvestasi waktu dan tenaga selama bertahun-tahun di versi sebelumnya bertanya-tanya apakah progress mereka bisa dibawa ke versi Steam.
Dalam sebuah siaran langsung resmi, pihak Granblue Fantasy mengklarifikasi situasi tersebut.
Mereka menegaskan bahwa penggabungan akun lama ke versi Steam tidak dapat dilakukan saat ini.
Namun mereka menambahkan bahwa kondisi para pemain luar Jepang yang telah bermain sebelumnya akan menjadi pertimbangan ke depan.
Pernyataan tersebut memberikan harapan sekaligus ketidakpastian bagi pemain veteran GBF yang tidak ingin mengulang perjalanan panjang mereka dari awal.
Komunitas pun berharap Cygames akan segera menghadirkan solusi konkret agar transisi ke Steam berjalan lebih mulus bagi semua kalangan.
Dengan basis pemain global yang besar dan kekayaan konten yang telah dibangun selama lebih dari satu dekade, kehadiran GBF di Steam berpotensi membuka babak baru yang lebih luas bagi waralaba legendaris ini.
Artikel ini ditulis oleh Akbar Maulana Ilman, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Malang.
Editor : Lugas Rumpakaadi