RADARBANYUWANGI.ID - Ajang pencarian bakat dangdut terbesar di Tanah Air, D’Academy 7 (DA7), kembali menyuguhkan drama persaingan ketat pada babak Top 7 Result kedua, Rabu (19/11/2025).
Panggung megah Indosiar dipenuhi aura tegang ketika dua kontestan, Arbil (Asahan) dan Syaqirah (Sidrap), berada pada posisi tidak aman dan menunggu keputusan final para juri.
Di momen krusial itu, tiga juri—Soimah, Dewi Perssik, dan Lesti Kejora—menjadi penentu nasib salah satu peserta.
Setelah mempertimbangkan penampilan dan perjalanan masing-masing finalis, keputusan akhirnya jatuh kepada Arbil.
Ia menjadi peserta yang diselamatkan, sementara Syaqirah harus rela menghentikan langkahnya di babak Top 7.
Unggah Permintaan Maaf dan Terima Kasih untuk Melly Lee
Tidak lama setelah dinyatakan tersenggol, Syaqirah menyampaikan pesan emosional melalui Instagram Story @da7_syaqirahhh06.
Dalam unggahan itu, ia menuliskan ucapan terima kasih mendalam untuk sang mentor, Melly Lee, yang telah membimbingnya sejak awal kompetisi.
Syaqirah juga meminta maaf apabila selama proses kompetisi dirinya pernah membuat kesalahan atau menimbulkan ketidaknyamanan.
Ia menyebut kesempatan tampil di panggung DA7 sebagai pengalaman besar yang membentuk kedewasaannya dalam bermusik.
Hingga berita ini diturunkan, Melly Lee belum memberikan tanggapan terkait unggahan tersebut.
Namun, publik menilai hubungan keduanya tetap harmonis mengingat kebersamaan mereka sepanjang kompetisi.
Perjalanan Berliku Syaqirah di DA7
Perjalanan Syaqirah selama di D’Academy 7 menuai banyak sorotan.
Finalis asal Sidrap itu mendapat dukungan besar dari masyarakat daerahnya, namun juga tidak lepas dari kritik.
Ia sempat menjadi pembicaraan hangat setelah lupa lirik pada babak Top 10, dan terselamatkan oleh virtual gift, keputusan yang kala itu memicu pro dan kontra di kalangan warganet.
Meski begitu, banyak penonton mengakui bahwa Syaqirah memiliki karakter vokal khas dan potensi besar apabila terus mengembangkan teknik bernyanyinya.
Malam Result Kedua: Ketegangan yang Tak Terelakkan
Babak Top 7 tahun ini terbilang sangat ketat. Tujuh finalis dibagi tampil dalam dua malam, dengan eliminasi dilakukan pada malam result.
Pada penampilan kali ini, mengusung tema “Dua Wajah Dangdut”, peserta diharuskan membawakan mashup antara lagu dangdut klasik dan progresif.
Tantangan tersebut menguji stabilitas vokal, teknik, serta interpretasi emosi.
1. Mila (Bogor): Pembuka yang Mengguncang
Mila membuka panggung dengan mashup “Mendengar Badai” dan “Ditikam Asmara”. Penampilannya langsung menggetarkan studio hingga membuat semua juri berdiri memberikan standing ovation.
• Soimah: tampilannya memukau hingga membuat sulit bernapas
• Dewi Perssik: menyebut penampilan Mila sangat total
• Lesti Kejora: memuji perpindahan lagu yang mulus dan emosional
Mila menetapkan standar sangat tinggi pada awal penampilan.
2. Arbil (Asahan): Energi Kuat, Namun Belum Sempurna
Mengusung mashup “Menyesal” dan “Jangan Buang Waktuku”, Arbil masih mampu mencuri hati dua juri, Dewi Perssik dan Lesti.
- Dewi: kontrol napas dan emosi Arbil cukup baik
• Lesti: performa bagus, tetapi perpindahan lagu masih kurang halus
• Soimah: energi Arbil dianggap kurang stabil
Meski tampil maksimal, Arbil dinilai belum mampu menyamai kesempurnaan Mila.
3. Tasya (Tangerang Selatan): Penutup yang Menawan
Tasya menutup panggung dengan mashup “Sekuntum Mawar Merah” dan “Candu Asmara”. Lagi-lagi, seluruh juri berdiri memberikan standing ovation.
- Dewi Perssik: karakter Tasya mengingatkannya pada dirinya sendiri
• Lesti: memuji profesionalisme Tasya
• Soimah: menilai Tasya mampu membuat setiap lagu seperti karyanya sendiri
Panggung Result kedua pun berakhir dengan penampilan elegan dari Tasya.
Hasil Eliminasi Top 7
Setelah seluruh peserta tampil, virtual gift tertinggi diraih oleh Mutia, yang otomatis melaju ke Top 6.
Dewan juri kemudian memilih lima peserta yang berhak melanjutkan perjuangan:
- April
- Valen
- Arbil
- Tasya
- Mila
Dengan demikian, Syaqirah resmi menjadi peserta yang tersenggol dari Top 7.
Pembagian Peserta untuk Babak Top 6
Babak Top 6 akan hadir dengan format Show–Show–Result–Result. Berikut pembagiannya:
Malam Pertama
- Arbil – Asahan (tim Melly Lee)
- Tasya – Tangerang Selatan (tim Melly Lee)
- April – Cirebon (tim Selfi Yamma)
Malam Kedua
- Mutia – Bone Bolango (tim Melly Lee)
- Valen – Pamekasan (tim Fildan Rahayu)
- Mila – Bogor (tim Selfi Yamma)
Persaingan menuju Grand Final dipastikan semakin sengit. Para finalis kini dituntut tampil sempurna di setiap menit penampilan, sebab satu kesalahan kecil bisa mengubah nasib mereka di panggung dangdut paling bergengsi di Indonesia. (*)
Editor : Ali Sodiqin