RADARBANYUWANGI.ID – Setelah membongkar kisah pilu masa kecil dan pertemuan pertama dengan ibu kandung lewat telepon, Farel Prayoga kembali membuat publik tersentuh dalam obrolan podcast bersama Denny Sumargo.
Dalam bagian percakapan lanjutan, Farel mengaku bahwa hubungannya dengan ibu tiri kini sudah renggang, bahkan nyaris tidak ingin terlibat lagi secara emosional.
“Sama ibu tiri nih kira-kira pengin ngomong apa?” tanya Denny.
Farel menjawab tegas, “Enggak ah. Aku kayaknya emang udah kureng sih. Udah terserah aja gitu ya,” kata Farel.
Meski mengakui sempat punya keinginan berbicara, Farel menyatakan sudah tidak ingin lagi mengurus mereka.
“Aku pengin ngomong, tapi aku juga udah enggak mau ngurus mereka. Paling yang aku urus sekarang paling cuman adikku aja,” ujarnya.
Menurut Farel, ibu tirinya masih memiliki anak-anak lain yang lebih dewasa dan seharusnya bisa membantu.
“Pikiranku sekarang ya ibu nih ibu masih ada kakak kok. Ngapain disuruh aku? Kan mereka lebih gede,” lanjutnya.
Farel juga menyinggung keputusannya untuk pindah ke Jakarta dan memulai kehidupan baru. Ia menyebut bahwa keluarganya tahu dirinya kini tinggal dan bersekolah di ibu kota.
Namun, sejak pindah, tak ada respons berarti dari pihak ibu tiri. “Diam aja sih,” kata Farel soal sikap ibunya. Ia juga mengaku bahwa selama ini merasa sering diintimidasi.
“Dulu tuh sering diintimidasi. Jadi kayak aku selama sama manajer yang sekarang jadi kayak lebih diajarin-ajarin gitu. Coba kamu kayak gini, pasti kamu bisa,” ujarnya.
Farel bahkan mengungkap bahwa sikap mandirinya kini justru membuat sang ibu tiri tidak senang terhadap manajernya.
“Ibu sempat benci juga sama manajerku karena alasannya Farel jadi pintar nih, sudah enggak bisa dimanfaatin lagi dia,” kata Farel.
Terkait soal keuangan yang pernah diraihnya dalam jumlah besar, Farel justru mengaku tak memiliki keinginan pribadi saat itu.
“Belum ada pikiran apa-apa. Aku sayang kalau aku ngeluarin uang buat aku sendiri tuh. Ah janganlah, buat mereka aja lah,” ucapnya jujur.
Kini, setelah mengalami berbagai hal dan menjalani hidup lebih mandiri di Jakarta, Farel menyatakan tekadnya untuk fokus membangun masa depan sendiri. Ia juga menyebut, adiknya adalah satu-satunya yang masih menjadi prioritas.
Meski menyimpan penyesalan, ia berharap keluarganya bisa berubah. Namun, meski kini dikenal luas dan punya penghasilan besar, Farel justru merasa kehilangan hal yang lebih penting.
Saat ditanya pilihan antara terkenal tapi ditipu keluarga atau hidup biasa dengan keluarga harmonis, Farel menjawab mantap “Yang kedua ya.”
Ia mengakui, sejak awal, keluarga adalah prioritas. “Jadi selama ini, keluarga yang nomor satu kan. Tapi uang ini yang membuat berubah semua ya,” ujar Denny, yang langsung diamini Farel, “Iya sih.”
Farel menyimpan luka itu sejak 2022, saat namanya mulai viral. Meski mengaku lelah dan kecewa, Farel tidak menutup hati sepenuhnya.
Tujuan Farel membuka cerita ini pun bukan untuk mengadu, melainkan menyampaikan pesan. “Inti dari cerita tuh sebenarnya aku pengin mereka sadar. Iya. Dan berharap mereka nonton gitu ya. Semoga aja nonton kalian,” katanya.
Editor : Agung Sedana