Radarbanyuwangi.id - Sebanyak 1.235 jemaah haji tiba di Banyuwangi tadi malam. Mereka diangkut bus yang disiapkan oleh Pemkab Banyuwangi. Begitu turun dari bus, sebagian dari jemaah langsung melakukan sujud syukur.
Mereka disambut tangisan haru oleh kerabat dan keluarganya. Titik penjemputan dibagi beberapa tempat. Jemaah haji kloter 58 yang tergabung dalam KBIHU Sabilillah turun di Hotel Baru 2 Beach Watudodol.
Keluarga jemaah yang menunggu di lokasi penjemputan menangis haru bercampur bahagia ketika melihat satu persatu jemaah turun dari bus. Mereka saling jabat tangan dan berpelukan karena hampir sebulan lebih berpisah dengan keluarga.
”Alhamdulillah, semua proses ibadah haji dapat kami laksanakan dengan baik. Kepada Pemkab Banyuwangi dan Kemenag kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar pembimbing KBIHU Sabilillah, H Ahmad Nurul Musytaha.
Dikatakan Ahmad, sejak awal jemaah haji diberi kemudahan. Pelayanan dari petugas haji sangat baik. Begitu juga dengan tim medis yang senantiasa memberikan pelayanan kesehatan yang baik.
”Selama menjalani proses ibadah haji di Tanah Suci hingga pulang kembali ke Banyuwangi semua merasa nyaman,” kata Ahmad.
Ahmad menambahkan, fase kepulangan jemaah haji diawali dari Madinah, lalu terbang menuju Bandara Internasional Juanda dan dilanjutkan menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Selama di asrama haji, petugas Kemenag Jatim melakukan serangkaian registrasi untuk kepulangan jemaah ke daerah.
Dalam proses registrasi, Kemenag Jatim menilai kloter 58 terpilih menjadi salah satu yang terbaik karena dinilai registrasi tercepat dan tertib.
Petugas, ketua rombongan, beserta seluruh ketua regu mendapatkan piagam penghargaan dari Kemenag.
Salah satu perwakilan keluarga jemaah haji, Erma mengungkapkan rasa bahagianya usai bertemu saudaranya, Neni Viantin Dyah Martiva dan Narto.
Selama berada di Tanah Suci, keluarga selalu berkomunikasi. ”Alhamdulillah, semua sehat-sehat dan kembali dengan selamat,” kata Erma. (aif/c1)
Editor : Niklaas Andries