”Mari kita mengucapkan niat bersama-sama sebelum melaksanakan umrah sunnah yang ke-10. Mudah-mudahan apa yang kita kerjakan berjalan lancar dan mendapat ridho Allah SWT,’’ kata KH Hasyim Syafaat yang juga pengasuh Ponpes Darussalam Blokagung.
Ditetapkannya Masjid Tan'im sebagai salah satu lokasi miqat tak lepas dari sejarahnya. Masjid ini menjadi tempat miqat Sayyidah Aisyah, istri Nabi Muhammad SAW, saat hendak melaksanakan haji.
Masjid Tan’im atau juga dikenal sebagai Masjid Aisyah menjadi lokasi favorit bagi jemaah untuk bermiqat atau mengambil tempat untuk berganti pakaian ihram dan kemudian berniat melakukan umrah sunnah. Lokasi ini merupakan batas Tanah Haram terdekat. Dibandingkan dengan lokasi miqat yang lain seperti Ji’ronah dan Hudaibiyah, Tan’im menjadi yang paling dekat.
Berbeda dengan jemaah haji kloter 59 yang melaksanakan umrah sunnah, jemaah haji kloter 58 yang tergabung dalam KBIHU Sabilillah meluangkan waktu untuk berziarah ke Jeddah, Rabu (26/6).
Pembimbing haji KBIHU Sabilillah Ahmad Nurul Musytaha melaporkan, perjalanan ziarah dilakukan sebelum meninggalkan Makkah menuju Madinah. Sisa beberapa di Makkah usai menjalankan rangkaian haji dimanfaatkan untuk city tour ke berbagai tempat, salah satunya Jeddah
Bagi jemaah haji, Jeddah menjadi salah satu tempat favorit untuk dikunjungi. Kota Metropolitan Arab Saudi ini menawarkan pemandangan kota-kota modern masa kini.
Di antara tempat yang dikunjungi adalah Laut Merah, Masjid Qissos, sepeda Nabi Adam, dan peninggalan Ibu Hawa. "Ziarah ini tidak berhenti di sini, animo jamaah cukup tinggi, mungkin akan kita lanjutkan ke Thoif," ujar Ahmad. (aif)
Editor : Niklaas Andries