Radarbanyuwangi.id - Setelah menempuh perjalanan selama tujuh jam, CJH Banyuwangi tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) pagi Sabtu (25/5). Mereka menjalani serangkaian proses pemeriksaan yang sangat ketat. Mulai barang bawaan hingga kesehatan.
Ketua rombongan 3 kloter 59 dr Purwanto melaporkan, pemeriksaan kesehatan diprioritaskan bagi lansia yang memakai kursi roda dan jemaah berisiko tinggi.
”Apabila diperlukan langsung dirujuk dan dikirim ke poliklinik AHES. Apabila diperlukan rujukan ke rumah sakit langsung dirujuk ke RS Haji Surabaya yang bersebelahan dengan AHES,” kata Purwanto.
Dalam kesempatan tersebut, jemaah juga menerima identitas gelang haji, paspor, dan kartu tinggal AHES sesuai gedung dan kamar. Setiap CJH juga menerima living cost 750 Saudi Arabia Riyal (SAR) atau setara Rp 3.030.000.
Begitu diserahkan, gelang haji langsung dipakai. Selain itu, jemaah juga menerima tas kecil berisi oralit 10 bungkus dan 5 plester. ”Selain itu 2 masker kain, masker medis 1 boks isi 50, disposable wash lap 4 pieces, balsam pegal linu 1, hand sanitizer 2 botol, dan 1 botol spray ukuran 600 ml,” kata Purwanto.
Ahmad Nurul Musytaha, pembimbing KBIHU Sabilillah melaporkan, uang living cost yang diterima merupakan pengembalian dari uang setoran yang sudah dibayarkan sebelumnya. Uang tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok selama berada di Tanah Suci.
”Panitia haji Jatim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh JCH Banyuwangi karena dinilai paling tertib dan disiplin se-Jawa Timur,” kata Gus Mad, panggilan akrabnya.
Direncanakan jemaah kloter 58 akan terbang ke Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada Senin dini hari (27/5) pukul 04.05 menggunakan pesawat Saudi Airlines berkode SV 5129. (ddy/aif/c1)
Editor : Niklaas Andries