Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sempat Ditutup, Banyak Pohon Besar Tumbang di Depan Loket Pengunjung Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi

Redaksi • Selasa, 17 Desember 2024 | 16:35 WIB
POHON RAKSASA: Pohon kepuh berukuran besar di depan loket pengunjung Taman Nasional Alas Purwo Resort Karangbendo di Dusun Kutorejo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo roboh Senin (16/12).
POHON RAKSASA: Pohon kepuh berukuran besar di depan loket pengunjung Taman Nasional Alas Purwo Resort Karangbendo di Dusun Kutorejo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo roboh Senin (16/12).

RadarBanyuwangi.id-Cuaca buruk, sering turun hujan deras disertai angin kencang, membuat kondisi wisata di Taman Nasional Alas (TNAP) Purwo mulai tidak aman. Para pengunjung juga harus berhati-hati. Banyak pohon berukuran besar di hutan yang dikenal wingit itu ambruk.

Penyelia Ekosistem Hutan (PEH) Kecamatan Tegaldlimo (PEH), Margo, 43, mengatakan ingin menambah petugas jaga di daerah wisata hutan itu, termasuk di pos dan loket Resort Karangbendo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo. “Ini untuk mengantisipasi melonjaknya pengunjung pada Nataru nanti,” katanya.

Menurut Margo, selama Desember 2024 ini banyak sekali pohon di Alas Purwo yang tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang. “Menambah tenaga untuk meningkatkan keamanan dan menjaga situasi yang tidak terduga menjelang Mataru,” ujarnya.

Margo menyebut pada Senin (9/12) lalu, di daerah Alas Purwo turun hujan deras didertai angin kencang. Pohon kepuh atau kelupang berukuran raksasa di depan kantor Resort Karangbendo tumbang. “Pohon kepuh didepan loket tumbang mengeni kantor resot,” terangnya.

Bukan hanya itu, lanjut dia, pohon besar itu juga menimpa dua tiang dan kabel listrik hingga ambruk mengenai kanopi di depan kantor. “Kanopi hancur dan menutup pintu masuk dan pos penjagaan di Resot Karangbendo,” ungkapnya.

Gara-gara ada pohon yang menimpa kabel listrik itu, jaringan listrik mulai dari Pos Karangbendo hingga di Pantai Plengkung black out.  Kunjungan wisatawan mulai Senin (9/12) hingga Selasa (10/12) ditutup. Kunjungan baru dibuka pada Rabu (12/12). “Sempat ditutup dua hari,” cetusnya.

Banyak pohon yang tumbang itu, Margo meminta wisatawan yang ingin berkunjung ke Alas Purwo untuk selalu memantau situasi dan cuaca. “Meski Nataru, jika kondisi cuaca tetap buruk, kami tetap akan menutup Alas Purwo, ini juga demi keselamatan pengunjung,” katanya.(cw2/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#ekosistem #hutan #pengunjung #wisatawan #Pos #taman nasional #kabel listrik #loket #alas purwo #banyuwangi #tumbang #pohon besar