Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Selepas Mandi di Sendang Srengenge, Pengunjung Gua Istana di TN Alas Purwo Banyuwangi Meninggal: Tubuh Membiru Saat Tiba di Klinik

Dedy Jumhardiyanto • Jumat, 12 Juli 2024 | 05:53 WIB

 

MALANG: Triyan Budi Setiyawan alias Rehan yang meninggal di dekat Gua Istana TN AP, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo pada Rabu (10/7) sore.
MALANG: Triyan Budi Setiyawan alias Rehan yang meninggal di dekat Gua Istana TN AP, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo pada Rabu (10/7) sore.
Radarbanyuwangi.id - Seorang pengunjung Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) yang akan melakukan tirakatan Suro di Gua Istana, Triyan Budi Setiyawan alias Rehan, 40, warga Dusun Sidomulyo, RT 02, RW 02, Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, mendadak meninggal pada Rabu (10/7) sore.

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan Jawa Pos Radar Genteng, pada Rabu (10/7) sekitar pukul 12.00, empat orang dari wilayah Kecamatan Bangorejo masuk ke Gua Istana.

Sesampainya di gua yang dikeramatkan itu, mereka mandi di sumber air Sendang Srengenge yang ada di bawah Gua Istana. “Mereka sudah masuk ke Gua Istana atau belum, kami tidak tahu,” terang Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Tegaldlimo Balai TN AP, Noviyani Utami.

Baru sekitar pukul 15.30, terang dia, petugas Resort Pancur TNAP mendapat laporan ada salah satu pengunjung dengan atas nama Triyan Budi Setiyawan sakit.

Dari laporan itu, petugas segera meluncur ke lokasi. “Setelah petugas datang, saudara Triyan Budi Setiyawan alias Rehan ini dievakuasi ke Resort Pancur menggunakan motor,” katanya.

Selanjutnya, jelas dia, Rehan dievakuasi ke Klinik Mitra Keluarga Dam 5, Desa/Kecamatan Tegaldlimo mengunakan mobil yang dibawa rombongannya.

“Untuk penyebab pastinya dan sakit apa, kami tidak mengetahui persis. Yang jelas setelah ada laporan masuk, petugas kami langsung datang ke lokasi dan melakukan evakuasi,” jelasnya.

Kapolsek Tegaldlimo, AKP Ali Arifin mengaku masih belum mengetahui adanya informasi pengunjung Taman Nasional Alas Purwo yang meninggal itu. “Kami masih belum mendapat laporan, dan tidak ada laporan ke Polsek,” katanya.

Direktur Klinik Mitra Keluarga, dr Sugiyo Sastro membenarkan pada Rabu (10/7) sore ada pasien yang datang dengan dengan kondisi sudah membiru.

“Saat pasien datang kondisinya sudah biru dan meninggal, kemungkinan meninggal akibat serangan jantung,” ujarnya.

Dari cerita teman-temannya dan keluarga yang membawanya ke klinik, terang dia, Rehan bersama teman-temanya itu sebelumnya jalan kaki dari Pancur ke Gua Istana dengan jarak hampir dua kilometer.

Setiba di depan gua, mereka mandi. “Habis mandi korban memegangi dadanya, katanya nyeri dan sempat jatuh, baru dievakuasi dan dibawa ke klinik,” terangnya.

Dilihat dari ciri-cirinya tubuh korban, jelas dia, pria yang membuka usaha toko bangunan, konter handphone (HP), dan BRIlink di rumahnya itu, diduga terkena serangan jantung. “Diduga kena serangan jatung, saat datang di klinik sudah meninggal,” tandasnya.(ddy/abi)

 

Editor : Niklaas Andries
#TN alas purwo #pancur #jantung #gua #Sendang #handphone #mandi #toko bangunan #klinik #BRILink #Gua Istana