Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Turnamen E-Sport Kapolri Cup 2026 Dorong Talenta Muda Banyuwangi Go Nasional

Bagus Rio Rohman • Senin, 22 Juni 2026 | 02:30 WIB
Sejumlah anak muda mengikuti ajang E-Sport Tournament Kapolri Cup 2026 di Mapolresta Banyuwangi. (Humas Polresta Banyuwangi)
Sejumlah anak muda mengikuti ajang E-Sport Tournament Kapolri Cup 2026 di Mapolresta Banyuwangi. (Humas Polresta Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Dunia digital tak lagi sekadar ruang hiburan. Di Banyuwangi, potensi itu kini diarahkan menjadi arena prestasi. Polresta Banyuwangi mendukung penuh penyelenggaraan E-Sport Tournament Kapolri Cup 2026 sebagai wadah pengembangan bakat generasi muda di bidang olahraga elektronik.

Turnamen tingkat nasional ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan talenta muda agar mampu bersaing secara profesional di industri e-sport yang terus berkembang pesat di era digital.

Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi mengatakan, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara bijak oleh generasi muda, termasuk dalam dunia gim daring yang kini telah menjadi industri bernilai ekonomi tinggi.

“E-sport saat ini memiliki potensi besar. Melalui Kapolri Cup 2026, kami berharap generasi muda dapat menyalurkan bakat secara positif, menjunjung sportivitas, serta menjauhi berbagai aktivitas negatif,” ujarnya.

Menurutnya, turnamen ini menjadi pintu masuk bagi lahirnya atlet e-sport berprestasi yang tidak hanya unggul secara kemampuan, tetapi juga memiliki karakter disiplin dan tanggung jawab.

Lebih dari sekadar kompetisi, Kapolri Cup 2026 juga dirancang sebagai sarana edukasi literasi digital bagi peserta. Di dalamnya, Polresta Banyuwangi turut menyampaikan berbagai pesan penting terkait keamanan di ruang digital.

Mulai dari bahaya penyalahgunaan narkoba, pencegahan cyber bullying, hingga pentingnya menjaga keamanan data pribadi di era serba terkoneksi menjadi bagian dari edukasi yang diberikan kepada peserta.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah generasi muda untuk menjadi generasi penerus yang selalu melakukan kegiatan positif untuk menjaga kondusivitas wilayah,” kata Lanang.

Sementara itu, Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono menegaskan bahwa Polri terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

Ia menyebut, Kapolri Cup 2026 menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara Polri dan anak muda melalui ruang kreatif yang relevan dengan era digital.

“Kapolri Cup 2026 menjadi momentum mempererat hubungan Polri dengan generasi muda. Kami ingin hadir sebagai mitra yang mendukung kreativitas, inovasi, dan prestasi anak bangsa,” ujarnya.

Di sisi lain, Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto Himawan menegaskan bahwa e-sport kini bukan lagi sekadar permainan, melainkan bagian dari ekosistem industri kreatif yang memiliki masa depan cerah jika dikelola dengan tepat.

Ia menilai, penyelenggaraan Kapolri Cup 2026 merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendorong pengembangan potensi generasi muda di tengah arus transformasi digital yang semakin cepat.

Menurutnya, Polri ingin memastikan bahwa ruang digital tidak hanya menjadi tempat hiburan, tetapi juga ruang tumbuh yang sehat, kompetitif, dan edukatif.

“Kegiatan ini juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda yang disiplin, sportif, memiliki jiwa kerja sama, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, turnamen ini diharapkan tidak hanya melahirkan atlet e-sport berprestasi, tetapi juga generasi muda Banyuwangi yang siap bersaing di tingkat nasional bahkan global, tanpa meninggalkan nilai-nilai positif dalam setiap langkahnya. (rio/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Kapolri Cup 2026 #E-sport Banyuwangi #atlet digital #literasi digital #polresta banyuwangi