Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

The Divergent Series Berakhir Menggantung, Film Penutup Ascendant Batal akibat Keputusan Sepihak Lionsgate

Khanza Tania Amelia Setiawan • Jumat, 17 Juli 2026 | 11:48 WIB
The Divergent Series berakhir tanpa film penutup setelah Lionsgate membatalkan Ascendant dan mengubahnya menjadi proyek televisi. (Variety)
The Divergent Series berakhir tanpa film penutup setelah Lionsgate membatalkan Ascendant dan mengubahnya menjadi proyek televisi. (Variety)

RADARBANYUWANGI.ID - Waralaba film fiksi ilmiah remaja The Divergent Series harus berakhir tanpa penyelesaian cerita. Film keempat yang semula dipersiapkan sebagai penutup, Ascendant, resmi batal diproduksi setelah Lionsgate mengubah proyek tersebut menjadi serial televisi tanpa melibatkan para pemeran utama dalam proses pengambilan keputusan.

Semula, adaptasi novel karya Veronica Roth itu berjalan sesuai rencana. Film pertama, Divergent (2014), dan sekuelnya, Insurgent (2015), meraih respons positif sehingga Lionsgate memutuskan membagi novel terakhir menjadi dua film layar lebar, yakni Allegiant (2016) dan Ascendant yang dijadwalkan tayang pada 2017.

Namun, strategi tersebut justru menjadi bumerang. Allegiant gagal memenuhi ekspektasi di box office. Film itu hanya membukukan pendapatan sekitar USD 179 juta di seluruh dunia, sementara biaya produksinya mencapai sekitar USD 142 juta. Selain mendapat kritik dari para pengulas, capaian tersebut dinilai tidak cukup menjanjikan untuk melanjutkan produksi film penutup dengan skala yang sama.

Menghadapi kondisi itu, Lionsgate memilih mengubah arah proyek. Studio berencana menjadikan Ascendant sebagai film televisi yang sekaligus berfungsi sebagai pembuka serial spin-off. Langkah tersebut diambil untuk memangkas biaya produksi sekaligus membuka peluang pengembangan cerita dalam format televisi.

Presiden Lionsgate Television Kevin Beggs mengakui bahwa keputusan tersebut didorong oleh pertimbangan bisnis.

"Performa bagian bioskop terakhir tidak benar-benar menciptakan situasi di mana kami dapat berkomitmen memberikan sumber daya produksi yang diperlukan. Kami menjadi bersemangat tentang kemungkinan bagaimana serial ini nantinya."

Meski demikian, perubahan format itu langsung mendapat penolakan dari pemeran utama Tris Prior, Shailene Woodley. Aktris tersebut menegaskan bahwa dirinya sejak awal hanya menandatangani kontrak untuk menyelesaikan kisah Tris melalui film layar lebar, bukan serial televisi.

Dalam wawancaranya bersama majalah Poster Edit, Woodley menyampaikan keberatannya.

"Saya katakan bahwa saya tidak mendaftar untuk sebuah acara TV. Saya berkomitmen untuk menceritakan keseluruhan kisah Tris di layar lebar. Saya akan sangat senang jika bisa melakukan itu."

Penolakan Woodley menjadi pukulan besar bagi proyek tersebut. Tanpa kehadiran pemeran utama dan jajaran pemain orisinal, rencana serial televisi kehilangan daya tarik sekaligus arah pengembangan.

Akhirnya, Lionsgate resmi membatalkan proyek Ascendant pada Desember 2018. Keputusan itu sekaligus mengakhiri perjalanan The Divergent Series tanpa film penutup.

Akibatnya, kisah Tris Prior dan dunia dystopia yang telah dibangun sejak film pertama berakhir begitu saja dalam kondisi cliffhanger atau akhir yang menggantung. Hingga kini, belum ada tanda-tanda Lionsgate akan menghidupkan kembali waralaba tersebut ataupun menghadirkan penyelesaian resmi bagi cerita yang belum tuntas.

Editor : Lugas Rumpakaadi
The Divergent Series Ascendant Shailene Woodley lionsgate