Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bupati Banyuwangi Ajak Puluhan Anak Yatim Nobar Film Na Willa, Edukasi Persahabatan dan Imajinasi Anak

Ali Sodiqin • Kamis, 19 Maret 2026 | 17:00 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani ajak anak yatim nobar film Na Willa. Edukasi persahabatan, imajinasi, dan nilai kehidupan anak.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani ajak anak yatim nobar film Na Willa. Edukasi persahabatan, imajinasi, dan nilai kehidupan anak.

RADARBANYUWANGI.ID – Suasana hangat dan penuh keceriaan tampak mewarnai kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama puluhan anak yatim di sebuah bioskop di Banyuwangi, Rabu (18/3/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar hiburan. Ipuk sengaja mengajak anak-anak yatim untuk menyaksikan film keluarga berjudul Na Willa, karya Visinema Studios yang diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo.

Film Anak Sarat Pesan Kehidupan

Film Na Willa mengisahkan perjalanan seorang gadis kecil berusia enam tahun bernama Na Willa yang tengah belajar memahami arti persahabatan, keberagaman, serta dinamika kehidupan.

Cerita berlatar kehidupan sederhana di sebuah gang kecil di Surabaya. Di sana, Na Willa menjalani hari-harinya dengan penuh imajinasi bersama tiga sahabatnya.

Dunia kecil yang ia miliki digambarkan sebagai ruang penuh keajaiban, tempat di mana nilai-nilai kehidupan mulai tumbuh secara alami melalui pengalaman sehari-hari.

Edukasi Lewat Hiburan

Menurut Ipuk, film ini memiliki nilai edukatif yang kuat bagi anak-anak, terutama dalam membentuk karakter dan cara pandang mereka terhadap kehidupan.

“Film ini menyajikan imajinasi anak-anak, mengajarkan tentang kedewasaan, menerima perubahan, serta persahabatan. Hari ini saya sengaja mengajak anak-anak dari panti asuhan untuk berbagi keceriaan, sekaligus mengedukasi agar mereka bisa memilih tontonan yang sesuai dengan usianya,” ujar Ipuk.

Ia menilai, tontonan yang tepat dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif, terutama dalam menanamkan nilai-nilai sosial sejak dini.

Bangkitkan Nostalgia Masa Kecil

Tak hanya bagi anak-anak, film tersebut juga menghadirkan nuansa nostalgia bagi orang dewasa. Ipuk mengaku cerita dalam film terasa dekat dengan pengalaman masa kecilnya.

“Relate banget. Saya jadi teringat masa kecil yang suka penasaran dan berimajinasi,” katanya.

Menurutnya, imajinasi merupakan bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak yang perlu terus dirangsang melalui aktivitas positif, termasuk menonton film edukatif.

Momen Kebersamaan yang Menginspirasi

Usai pemutaran film, Ipuk meluangkan waktu untuk berbincang langsung dengan para anak yatim. Ia memberikan motivasi serta semangat agar mereka terus berjuang meraih cita-cita.

Interaksi tersebut menjadi momen berharga bagi anak-anak yang hadir. Salah satunya dirasakan oleh Dika.

“Senang sekali bisa nonton dan ngobrol bareng Bu Ipuk. Jujur ini menginspirasi saya agar terus bersemangat, supaya kelak jadi orang sukses,” ungkapnya.

Wujud Kepedulian Sosial Pemkab Banyuwangi

Kegiatan nobar ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam menghadirkan program sosial yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya anak-anak yatim.

Selain memberikan hiburan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kepercayaan diri dan semangat anak-anak dalam menghadapi masa depan.

Dengan pendekatan yang sederhana namun bermakna, Pemkab Banyuwangi terus mendorong hadirnya ruang-ruang kebahagiaan sekaligus pembelajaran bagi generasi muda.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan anak-anak tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga inspirasi untuk tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, kreatif, dan penuh empati terhadap sesama. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#nobar #anak yatim #Na Willa #film keluarga #Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani