Untuk itu Jawa Pos Radar Banyuwangi bersama Kepolisian Resort Kota (Polresta) Banyuwangi menyelenggarakan lomba Dai Cilik.
Lomba ini untuk menyambut bulan Ramadan yang sebentar lagi dijalani oleh umat muslim dunia.
Dan diperuntukkan bagi siswa umur 7 – 15 tahun, yakni setara siswa Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) hingga siswa Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SDMP/MTs).
Tidak perlu berlama-lama, respon dari Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kabat setelah menerima pengumuman yang diedarkan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi.
Empat siswa pilihan langsung dipersiapkan untuk Lomba Dai Cilik.
Menurut Nuriz Zakariya, sementara masih empat siswa yang sudah dipersiapkan untuk lomba tersebut.
“Kemungkinan masih bisa bertambah lagi,” konfirmasi Nuriz melalui aplikasi Whatsapp.
Saat ini keempat siswa masih dalam tahap pemilihan tema dan pembuatan teks.
Dari teks nanti, akan dikoreksi oleh guru pembimbing selanjutnya didampingi untuk pelatihan penampilan.
Perlu diketahui, Lomba Dai Cilik mengusung lima tema yang dilombakan.
Pertama tema wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, anti radikalisme, anti bullying dan bahaya miras.
Peserta boleh memilih dan menentukan salah satu dari kelima tema tersebut.
Pendaftaran masih terbuka hingga tanggal 28 Februari mendatang.
Pada babak ini, peserta cukup merekam kegiatan ceramah dengan durasi maksimal tujuh menit.
Pengambilan video wajib menggunakan satu kamera saja dan tidak boleh diedit.
Usahakan kualitas video minimal 1080 bps atau format HD.
Selanjutnya peserta mengisi google form yang sudah disediakan, sekaligus mengirim file video dengan format .mp4.
Nantinya akan diseleksi oleh tim juri untuk menentukan 10 besar dan dilombakan secara offline pada 11 Maret 2025. Untuk link pendaftaran bisa mengunjungi https://forms.gle/H8S2NLLFEWwDLTqS8.
Editor : Gerda Sukarno Prayudha