Harga Cabai Rawit di Pasar Srono Anteng Rp 65 Ribu, Sempat Tembus Rp 70 Ribu

Akhmad Zamroni • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 00:00 WIB
Warga membeli bahan kebutuhan dapur di Pasar Srono, Senin (21/9). (Zamrozi Wahyu/Radar Banyuwangi)
Warga membeli bahan kebutuhan dapur di Pasar Srono, Senin (21/9). (Zamrozi Wahyu/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Bagi pemburu cabai rawit di Pasar Srono, bersiap merogoh kocek lebih dalam. Harga cabai rawit di pasar tradisional tersebut masih bertahan di kisaran Rp 65 ribu per kilogram setelah sempat menembus Rp 70 ribu per kilogram. Kondisi itu berlangsung sekitar dua pekan karena pasokan dari petani dan pengepul disebut masih terbatas.

Kondisi harga yang relatif tinggi itu dirasakan pedagang maupun pembeli di Pasar Srono. Stok cabai rawit yang masuk ke lapak pedagang belum sebanyak kondisi normal.

Salah seorang pedagang, Kholilah, mengatakan harga cabai rawit sudah cukup mahal sejak sekitar dua pekan terakhir. Pergerakannya pun cenderung bertahan di level tinggi.

"Cukup mahal dan lumayan anteng sekitar dua pekan ini," katanya.

Menurut Kholilah, harga cabai rawit sempat mengalami kenaikan hingga Rp 70 ribu per kilogram. Setelah itu, harganya sedikit terkoreksi menjadi Rp 65 ribu per kilogram dan bertahan hingga Senin (21/9).

Pedagang menduga kondisi tersebut berkaitan dengan pasokan yang terbatas. Barang dari petani maupun pengepul tidak selalu datang sesuai kebutuhan pedagang.

"Biasanya barangnya telat, jadi harganya cukup mahal," ujarnya.

Bawang Masih Stabil

Di tengah tingginya harga cabai rawit, sejumlah komoditas dapur lainnya justru belum menunjukkan perubahan berarti.

Harga bawang merah dan bawang putih di Pasar Srono masih relatif stabil. Bawang merah dipatok sekitar Rp 26 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih berada di kisaran Rp 30 ribu per kilogram.

"Harga bawang merah Rp 26 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih Rp 30 ribu per kilogram," ucap Kholilah.

Stabilnya harga dua komoditas tersebut membuat pergerakan harga bahan dapur di pasar belum merata. Kenaikan masih lebih terasa pada sejumlah komoditas tertentu, terutama cabai rawit.

Daging Ayam Ikut Mahal

Sementara itu, komoditas protein hewani juga masih berada di level harga yang cukup tinggi. Pedagang lain, Slamet, menyebut harga daging ayam ras telah bertahan mahal sekitar sepekan terakhir.

Harga daging ayam ras kini mencapai Rp 37 ribu per kilogram. Kondisi tersebut turut menambah beban belanja masyarakat yang membutuhkan bahan pangan harian.

"Sudah sekitar sepekan ini harga daging ayam mencapai Rp 37 ribu per kilogram. Cukup mahal," pungkasnya. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
harga cabai Banyuwangi pasar srono harga bawang daging ayam harga cabai rawit