Beras Premium Jatim Hari Ini Turun, Cek Harga di 38 Daerah

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 10:15 WIB
ILUSTRASI: Harga beras terbaru Februari 2026 bervariasi. Beras premium Rp14.000–Rp17.000 per kg, medium Rp12.000–Rp13.500. Cek daftar lengkapnya.
ILUSTRASI: Harga beras premium Jawa Timur 8 September 2026 turun menjadi Rp15.046 per kg. Namun, sejumlah pasar masih menjual hingga Rp17.000 per kg. Cek daftar lengkapnya. (ChatGPT)

RADAR BANYUWANGI — Harga beras premium di Jawa Timur bergerak turun pada Selasa, 8 September 2026. Data pemantauan harga menunjukkan rata-rata provinsi berada di level Rp15.046 per kilogram, turun dari Rp15.111 per kg pada 7 September. Namun, di sejumlah pasar, harga beras premium masih bertahan tinggi hingga Rp17.000 per kg.

Dilansir dari siskaperbapo.jatimprov.go.id, pergerakan tersebut menunjukkan harga beras premium belum seragam di seluruh Jawa Timur. Ada pasar yang mengalami kenaikan, sebagian besar relatif stabil, sementara beberapa lokasi tidak memiliki catatan harga pada 8 September.

Secara provinsi, harga beras premium tercatat Rp15.094 per kg pada 2 September. Angka itu perlahan naik menjadi Rp15.099 pada 3 September, Rp15.105 pada 4 September, Rp15.108 pada 5 September, lalu Rp15.111 pada 6 dan 7 September.

Pada 8 September, rata-rata tersebut turun menjadi Rp15.046 per kg.

Harga Tertinggi Masih Rp17 Ribu

Harga beras premium Rp17.000 per kg masih ditemukan di sejumlah pasar.

Di Kota Malang, misalnya, Pasar Besar mencatat harga Rp17.000 per kg pada 8 September. Harga yang sama juga terlihat di Pasar Kreongan, Jember, serta Pasar Mimbaan Baru, Situbondo.

Sebelumnya, harga Rp17.000 per kg juga tercatat di Pasar Genteng, Surabaya. Namun, pasar tersebut tidak memiliki data harga untuk 8 September.

Di sisi lain, harga relatif lebih rendah ditemukan di sejumlah daerah.

Pasar Subuh, Trenggalek, menjadi salah satu lokasi dengan harga terendah, yakni Rp13.200 per kg. Sementara Pasar Legi, Ponorogo, mencatat Rp13.800 per kg.

Di Pasar Sukorejo, Pasuruan, harga berada di level Rp14.000 per kg.

Banyuwangi Stabil di Rp14.800-Rp14.900

Banyuwangi menunjukkan pola harga yang relatif tenang sepanjang periode pemantauan.

Pasar Banyuwangi, Pasar Blambangan, Pasar Genteng I, dan Pasar Rogojampi masing-masing mencatat Rp14.900 per kg sejak 2 hingga 8 September.

Sementara Pasar Jajag berada di Rp14.800 per kg pada 8 September. Harga di pasar tersebut sempat turun menjadi Rp14.500 pada 5 September sebelum kembali ke Rp14.800 pada hari berikutnya.

Dengan pola tersebut, harga beras premium di sejumlah pasar Banyuwangi cenderung tidak mengalami gejolak besar sepanjang sepekan.

Ada Pasar yang Justru Naik

Penurunan rata-rata provinsi tidak berarti seluruh pasar mengalami penurunan.

Di Kota Batu, Pasar Besar Kota Batu justru mencatat kenaikan. Harga beras premium bergerak dari Rp14.900 per kg pada 2–4 September menjadi Rp15.000 pada 5–7 September, lalu kembali naik menjadi Rp15.250 per kg pada 8 September.

Pasar Blimbing, Kota Malang, juga mengalami kenaikan. Harga yang semula Rp15.000 per kg bertahan sejak 2 hingga 6 September, kemudian naik menjadi Rp15.800 pada 7 September dan tetap pada level tersebut pada 8 September.

Perubahan juga terjadi di Pasar Sukodono, Lumajang. Harga naik dari Rp15.000 per kg pada 2 September menjadi Rp15.500 mulai 4 September, kemudian bertahan hingga 7 September. Data 8 September tidak tersedia.

Sebagian Besar Pasar Relatif Stabil

Di banyak wilayah, harga beras premium justru bergerak datar.

Kabupaten Bangkalan, misalnya, mencatat Rp14.800 per kg di Pasar Baru Bancaran, Pasar Ki Lemah Duwur, dan Pasar Senenan sepanjang 2–8 September.

Kondisi serupa terlihat di sejumlah pasar Kediri, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Ngawi, Probolinggo, Sampang, dan Tulungagung.

Di Kabupaten Banyuwangi, seluruh pasar yang tercatat juga berada pada rentang Rp14.800–Rp14.900 per kg.

Kestabilan tersebut memperlihatkan bahwa penurunan rata-rata harga Jawa Timur pada 8 September lebih banyak mencerminkan variasi harga antarwilayah dan perubahan pada pasar yang memiliki pencatatan, bukan penurunan serentak di seluruh daerah.

Data 8 September Tidak Lengkap

Satu hal penting dalam membaca data harga beras premium hari ini adalah tidak semua pasar memiliki angka pada 8 September.

Tanda "-" pada tabel berarti tidak ada data harga yang tercantum untuk tanggal tersebut. Karena itu, angka tersebut tidak dapat diartikan sebagai harga nol ataupun bukti bahwa harga turun.

Di Surabaya, misalnya, seluruh pasar yang tercantum tidak memiliki data pada 8 September. Hal serupa terjadi di beberapa pasar Blitar, Kediri, Jember, Lumajang, Pacitan, Pamekasan, Sidoarjo, dan Probolinggo.

Karena itu, perbandingan harga harian perlu melihat pasar yang memang memiliki pencatatan pada kedua tanggal.

Gambaran Harga Beras Premium Hari Ini

Jika melihat data yang tersedia pada 8 September, rentang harga beras premium Jawa Timur cukup lebar, mulai Rp13.200 hingga Rp17.000 per kg.

Harga Rp13.200 tercatat di Pasar Subuh, Trenggalek. Sebaliknya, Rp17.000 per kg masih ditemukan di Pasar Besar Malang, Pasar Kreongan Jember, dan Pasar Mimbaan Baru Situbondo.

Sementara itu, Banyuwangi berada di kisaran Rp14.800–Rp14.900 per kg, sedangkan beberapa pasar di Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, dan daerah lainnya berada di sekitar Rp14.000–Rp15.000 per kg.

Dengan demikian, rata-rata harga beras premium Jawa Timur memang turun menjadi Rp15.046 per kg pada 8 September 2026, tetapi konsumen di sejumlah pasar masih harus membayar hingga Rp17.000 per kg. Perbedaan harga antarwilayah menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan sebelum membeli. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Sumber : siskaperbapo.jatimprov.go.id
harga beras premium harga beras Jatim beras premium hari ini harga beras 2026 beras Jawa Timur