Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pengambilalihan KCIC Tinggal Tahap Administrasi, Menkeu Pastikan Penyelesaian Tak Gunakan APBN

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 17 Juli 2026 | 20:43 WIB
Pemerintah memastikan pengambilalihan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tinggal menunggu penyelesaian administrasi. (KCIC)
Pemerintah memastikan pengambilalihan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tinggal menunggu penyelesaian administrasi. (KCIC)

RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah memastikan proses pengambilalihan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), operator Kereta Cepat Whoosh, telah memasuki tahap akhir. Keputusan pengambilalihan disebut sudah ditetapkan dan kini hanya menunggu penyelesaian administrasi sebelum resmi dijalankan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menata pengelolaan KCIC. Menariknya, penyelesaian perusahaan itu dipastikan tidak harus menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) karena pemerintah telah menyiapkan skema pembiayaan alternatif.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan keputusan pengambilalihan pada prinsipnya telah selesai. Saat ini, pemerintah hanya menyelesaikan proses administrasi sebelum hasilnya dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

"Ini lagi proses administrasinya. Itu sudah diputuskan, sebenarnya sudah putus tinggal proses administrasinya sedang berjalan. Begitu Danantara-nya kita clear, sudah selesai. Nanti baru kita lapor lagi ke Presiden," ujar Purbaya, Rabu (15/7/2026), dikutip Antara.

Purbaya menjelaskan, KCIC yang saat ini masih berada di bawah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) selanjutnya akan diserahkan kepada Kementerian Keuangan sesuai arahan Presiden.

Menurut dia, penyerahan tersebut merupakan bagian dari penugasan pemerintah untuk menyelesaikan pengelolaan KCIC. Namun, proses itu masih menunggu rampungnya administrasi di internal pemerintah.

Meski belum mengungkapkan jadwal pasti pengambilalihan, Purbaya memastikan tahapan yang tersisa kini hanya bersifat administratif.

Purbaya menegaskan penyelesaian KCIC tidak otomatis membebani keuangan negara melalui APBN. Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan berbagai instrumen pembiayaan yang dapat digunakan untuk menangani pengelolaan perusahaan tersebut.

"KCIC sekarang masih di Danantara, nanti akan diserahkan ke saya karena perintah Pak Presiden untuk kita selesaikan. Tapi tidak harus APBN dipakai. Saya punya skema tertentu, ada berbagai tools dan vehicle yang bisa menangani KCIC," jelasnya.

Meski demikian, ia belum bersedia menjelaskan secara rinci bentuk skema pembiayaan tersebut. Alasannya, proses pengalihan pengelolaan dari Danantara kepada Kementerian Keuangan masih berlangsung sehingga detail mekanismenya belum dapat disampaikan kepada publik.

Pernyataan tersebut sekaligus memberi sinyal bahwa pemerintah tengah menyiapkan penyelesaian KCIC melalui instrumen pendanaan di luar mekanisme belanja negara, meski detailnya masih menunggu proses administrasi selesai.

Dalam kesempatan itu, Purbaya juga membantah kabar yang menyebut KCIC akan dikelola sebagai Badan Layanan Umum (BLU).

Menurutnya, tidak ada pembahasan maupun keputusan mengenai perubahan status pengelolaan KCIC menjadi BLU. Fokus pemerintah saat ini adalah menyelesaikan proses pengambilalihan sesuai arahan Presiden.

"Siapa bilang (KCIC jadi BLU), tidak ada. Pokoknya dikasih ke saya, saya beresin sudah," tegasnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Kereta Cepat Whoosh Purbaya Yudhi Sadewa KCIC APBN Danantara