Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sehari Setelah Pertamax Naik, Harga Beras, Bawang, Cabai hingga Minyak Goreng Ikut Merangkak Naik

Ali Sodiqin • Kamis, 11 Juni 2026 | 21:31 WIB
 HARGA NAIK: Hajiti merapikan cabai dagangannya di Pasar Induk Genteng 1, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng Senin (10/6).
HARGA NAIK: Hajiti merapikan cabai dagangannya di Pasar Induk Genteng 1, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

RADARBANYUWANGI.ID – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax yang diumumkan pemerintah pada Rabu (10/6/2026) mulai diikuti pergerakan harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional. Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan pada Kamis (11/6/2026), mulai dari beras, bawang, cabai hingga minyak goreng kemasan.

Meski kenaikannya masih relatif tipis, perubahan harga yang terjadi sehari setelah penyesuaian BBM menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, komoditas yang mengalami kenaikan merupakan kebutuhan harian yang paling sering dibeli rumah tangga.

Fenomena ini memunculkan kekhawatiran akan efek berantai kenaikan biaya distribusi terhadap harga pangan dalam beberapa pekan ke depan.

Beras Naik di Semua Kategori

Data PIHPS menunjukkan hampir seluruh kategori beras mengalami kenaikan harga pada perdagangan hari ini.

Beras kualitas bawah I tercatat naik Rp50 atau sekitar 0,34 persen menjadi Rp14.650 per kilogram.

Sementara itu, beras kualitas bawah II meningkat 0,35 persen menjadi Rp14.500 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada beras kualitas medium I yang naik 0,31 persen menjadi Rp16.200 per kilogram.

Sedangkan beras kualitas super II tercatat naik 0,29 persen menjadi Rp17.000 per kilogram.

Kenaikan serentak pada berbagai kategori beras menunjukkan adanya tekanan harga yang merata pada salah satu komoditas pangan paling penting di Indonesia.

Bawang dan Cabai Ikut Merangkak

Tak hanya beras, sejumlah bumbu dapur utama juga mengalami kenaikan harga.

Bawang merah ukuran sedang dan bawang putih ukuran sedang tercatat bergerak naik dibandingkan hari sebelumnya.

Begitu pula dengan cabai rawit merah yang kembali menunjukkan tren kenaikan setelah sebelumnya sempat berfluktuasi di sejumlah daerah.

Komoditas hortikultura seperti bawang dan cabai memang dikenal sangat sensitif terhadap perubahan biaya distribusi, cuaca, serta pasokan dari sentra produksi.

Karena itu, kenaikan kecil yang terjadi saat ini berpotensi berkembang lebih besar apabila pasokan terganggu atau biaya logistik terus meningkat.

Minyak Goreng Kemasan Tak Luput dari Kenaikan

Kenaikan harga juga menyentuh komoditas minyak goreng kemasan.

Baik minyak goreng kemasan bermerek 1 maupun minyak goreng kemasan bermerek 2 tercatat mengalami peningkatan harga pada perdagangan hari ini.

Meski belum terjadi lonjakan signifikan, tren kenaikan ini menjadi sinyal bahwa tekanan biaya pada sektor distribusi mulai dirasakan oleh berbagai komoditas pangan.

Minyak goreng termasuk produk yang sangat bergantung pada rantai pasok dan distribusi, sehingga perubahan biaya transportasi kerap memengaruhi harga jual di tingkat konsumen.

Efek Kenaikan Pertamax Mulai Terlihat?

Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok yang terjadi sehari setelah penyesuaian harga Pertamax memunculkan pertanyaan mengenai dampak langsung biaya transportasi terhadap harga pangan.

Secara ekonomi, kenaikan harga BBM dapat meningkatkan biaya distribusi barang dari produsen ke pasar, terutama untuk komoditas yang membutuhkan pengiriman antardaerah.

Namun demikian, para pelaku pasar menilai perlu waktu lebih panjang untuk memastikan apakah tren kenaikan harga pangan kali ini benar-benar dipicu oleh penyesuaian BBM atau dipengaruhi faktor lain seperti pasokan dan permintaan.

Masyarakat Diminta Waspadai Pergerakan Harga

Pemerintah dan otoritas terkait diperkirakan akan terus memantau perkembangan harga pangan dalam beberapa hari ke depan.

Langkah tersebut penting untuk memastikan stabilitas pasokan dan mencegah lonjakan harga yang berlebihan di tingkat konsumen.

Bagi masyarakat, kenaikan sejumlah kebutuhan pokok ini menjadi pengingat untuk lebih cermat mengelola pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah dinamika harga energi dan pangan yang masih fluktuatif.

Jika tren kenaikan berlanjut dalam beberapa pekan mendatang, bukan tidak mungkin tekanan terhadap daya beli masyarakat akan semakin terasa, khususnya bagi kelompok berpendapatan rendah yang sebagian besar pengeluarannya dialokasikan untuk kebutuhan pangan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Pertamax naik #harga beras #harga pangan #cabai merah #minyak goreng