Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dispertan Banyuwangi Perketat Pengawasan RPH, Jamin Daging ASUH untuk Masyarakat

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Rabu, 31 Desember 2025 | 16:00 WIB
INSPEKSI: Plt Kepala Dispertan Banyuwangi Ilham Juanda bersama tim melakukan pemantau di RPH Karangrejo pada Minggu (28/12).
INSPEKSI: Plt Kepala Dispertan Banyuwangi Ilham Juanda bersama tim melakukan pemantau di RPH Karangrejo pada Minggu (28/12).

RADARBANYUWANGI.ID - Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap Rumah Potong Hewan (RPH) guna menjamin peredaran daging yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

Saat ini, terdapat delapan RPH yang dikelola dan diawasi secara rutin.

Seluruh RPH di Banyuwangi telah didukung tenaga teknis yang kompeten, mulai dari medik veteriner, paramedik veteriner, hingga juru sembelih halal (Juleha).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispertan Ilham Juanda mengatakan, pengawasan ini bertujuan agar RPH berfungsi optimal sebagai sarana pemotongan hewan yang memenuhi sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV). “Serta menghasilkan daging yang aman dan halal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap hewan yang dipotong di RPH wajib melalui pemeriksaan antemortem dan postmortem. Selain itu, proses penyembelihan dipastikan sesuai syariat agama.

Berdasar data Dispertan Banyuwangi, pada tahun 2024 jumlah pemotongan sapi di RPH se- Banyuwangi mencapai 10.482 ekor, Sedangkan pada tahun ini tercatat 10.032 ekor sapi.

Dari delapan RPH tersebut, rata-rata pemotongan harian mencapai sekitar 30 ekor sapi.

“Dengan konversi karkas rata-rata 135 kilogram per ekor, konsumsi daging sapi per hari di Banyuwangi mencapai sekitar 4,2 ton,” kata Ilham.

Selain sapi, pemotongan ayam di Banyuwangi juga cukup tinggi. Dalam sehari produksi daging ayam hampir 40 ton. Sebagian daging hasilnya dikirim ke luar daerah, termasuk Pulau Bali.

“Jumlah ayam yang dipotong per hari sekitar 31 ribu ekor dengan konversi daging rata-rata 1,3 kilogram per ekor,” tambahnya.

Ilham menegaskan, pemotongan hewan melalui RPH memberikan jaminan mutu karena setiap produk daging dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Daging (SKKD).

“Ini bagian dari upaya kami mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan perlindungan kepada konsumen,” pungkasnya. (ray/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#dispertan #banyuwangi #juleha #rph