Radarbanyuwangi.id – Permintaan penukaran uang rupiah baru jelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri di Bali diprediksi bakal tinggi.
Merespon potensi animo tinggi masyarakat tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali mulai membuka layanan penukaran uang rupiah.
Penukaran uang rupiah baru ini untuk memenuhi kebutuhan pecahan kecil menjelang Hari Raya Nyepi dan Lebaran selama periode 5-23 Maret 2025.
"Kebutuhan uang kartal masyarakat dipenuhi bekerja sama dengan perbankan dan layanan kas keliling," kata Kepala Kantor Perwakilan BI Bali Erwin Soeriadimadja.
Layanan penukaran uang rupiah dilakukan melalui kas keliling dan penukaran terpadu. Selain itu penukaran juga dapat dilakukan di kantor bank umum.
Prosesnya bisa dilakukan melalui aplikasi PINTAR melalui laman https://pintar.bi.go.id.
Masyarakat dapat mengakses aplikasi tersebut dengan terlebih dahulu melakukan pemesanan sesuai jadwal dan tempat yang diinginkan.
Lebih lanjut Erwin memproyeksi kebutuhan terhadap uang kartal (uang kertas dan logam) jelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2025 sebesar Rp3,1 triliun atau menurun dibandingkan 2024 yang mencapai Rp3,27 triliun.
Menurut dia, penurunan kebutuhan uang kartal diperkirakan karena layanan pembayaran digital yang makin meluas di masyarakat di antaranya melalui mobile banking, internet banking, dompet elektronik dan pembayaran digital/non tunai lainnya.(*)
Editor : Niklaas Andries