Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, proses pembongkaran secara manual masih berjalan, baik di sisi utara maupun selatan. Di sisi utara, pembongkaran dilakukan di bagian luar dan dalam pasar. Beberapa tukang tampak membongkar instalasi blower, instalasi AC, dan sisa jaringan listrik yang masih ada.
Sedangkan di sisi selatan, pembongkaran dilakukan sejumlah orang untuk mengambil material kayu yang masih bagus. Sebagian besar adalah milik pedagang konveksi yang hingga Minggu (2/6) masih belum menempati tempat relokasi di Gedung Wanita.
Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PU-CKPP Banyuwangi Bayu Hadiyanto mengatakan, proses pembongkaran dengan alat berat akan dimulai pada pertengahan Juni. Karena itu, sejak 22 Mei, pemkab maupun pemilik toko diberi waktu untuk melakukan pembongkaran secara manual. Mereka bisa mengambil material yang masih bisa digunakan, terutama untuk kepentingan pedagang.
PU-CKPP juga melakukan pemilahan beberapa sisa material seperti besi, galvalum, spandek, dan besi hollow yang digunakan untuk menyempurnakan bangunan relokasi di Gedung Wanita. ”Bagian lain akan dibongkar dengan alat berat. Semakin cepat selesai pembongkaran manual, semakin cepat alat berat datang,” tandas Bayu. (fre/aif/c1)
Editor : Niklaas Andries