RADAR BANYUWANGI – Suasana khidmat bercampur haru mewarnai Apel Pembukaan Masa Taaruf Murid Madrasah (Matamuda) 2026 di halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyuwangi, Senin (13/7).
Momen pembukaan tahun ajaran baru itu menjadi istimewa karena dirangkai dengan penyambutan kepulangan delegasi madrasah yang baru menuntaskan misi internasional pada ajang Asia Youth International Model United Nation (AYIMUN) ke-21 di Bangkok, Thailand.
Sosok yang mendapat sambutan hangat tersebut adalah Tiensy Odelia Firdaus, siswa MAN 2 Banyuwangi yang menjadi bagian dari delegasi Indonesia dalam forum pemuda internasional bergengsi tersebut. Kehadirannya disambut langsung oleh jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi, civitas madrasah, guru, hingga ratusan siswa baru yang mengikuti Matamuda 2026.
Kepala Kantor Kementerian Agama Banyuwangi Chaironi Hidayat hadir langsung dalam seremoni penyambutan. Turut mendampingi Kasubbag TU Kemenag Banyuwangi Moh Jali dan Kasi Pendidikan Madrasah Fakhrurrazi.
Dalam kesempatan itu, Chaironi menyalami delegasi yang telah membawa nama Banyuwangi hingga tingkat internasional. Ia menyebut pengalaman mengikuti AYIMUN bukan sekadar prestasi pribadi, melainkan kebanggaan bagi madrasah, daerah, hingga Indonesia.
"Ini pengalaman yang luar biasa. Kalian bukan hanya membawa nama pribadi dan madrasah, tetapi juga membawa nama daerah, bahkan bangsa Indonesia," ujarnya.
Menurut Chaironi, forum internasional seperti AYIMUN menjadi ruang strategis bagi generasi muda untuk mengembangkan kapasitas diri. Selain memperluas jejaring global, peserta juga ditempa dalam kemampuan komunikasi, diplomasi, berpikir kritis, hingga penyelesaian persoalan melalui diskusi lintas negara.
Ia menilai pengalaman selama lima hari di Bangkok akan menjadi bekal berharga bagi para siswa untuk menghadapi tantangan global pada masa mendatang.
"Pengalaman selama lima hari di Bangkok menjadi bekal berharga untuk pengembangan diri dan kontribusi di masa depan," tuturnya.
Selama berada di Negeri Gajah Putih, delegasi MAN 2 Banyuwangi aktif mengikuti berbagai agenda AYIMUN bersama pemuda dari berbagai negara. Dalam forum tersebut, mereka bertukar gagasan, menyampaikan pandangan mengenai isu-isu global, sekaligus memperluas wawasan internasional melalui simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Keikutsertaan dalam AYIMUN semakin mempertegas komitmen MAN 2 Banyuwangi yang dikenal sebagai Madrasah Literasi, Madrasah Riset, dan Madrasah Tempatnya Sang Juara dalam mendorong peserta didik berprestasi hingga level dunia.
Kepala MAN 2 Banyuwangi Saeroji mengungkapkan seluruh rangkaian kegiatan internasional tersebut berlangsung lancar. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh siswa selama lima hari di Bangkok akan menjadi modal penting untuk meningkatkan kompetensi akademik maupun karakter kepemimpinan.
"Kami mendorong peningkatan kualitas pendidikan madrasah agar mampu bersaing di tingkat global serta melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berwawasan internasional," pungkasnya.
Penyambutan delegasi AYIMUN yang dipadukan dengan pembukaan Matamuda 2026 menjadi simbol semangat MAN 2 Banyuwangi dalam mengawali tahun ajaran baru. Madrasah ingin menanamkan pesan kepada peserta didik baru bahwa prestasi di tingkat internasional dapat diraih melalui kerja keras, keberanian, dan kesiapan bersaing di panggung global. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin