Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lomba Pidato Bahasa Inggris Jadi Media Promosi Wisata dan Budaya Banyuwangi

Bagus Rio Rohman • Senin, 22 Juni 2026 | 01:30 WIB
Tim juri Lomba Pidato Bahasa Inggris menilai video kiriman para pelajar di Grha Pena Banyuwangi pada Sabtu (20/6). Penilaian dilakukan untuk menentukan 25 peserta terbaik yang berhak melaku ke babak final yang bakal dihelat di Sewarna Cafe Boom besok (23/6). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Tim juri Lomba Pidato Bahasa Inggris menilai video kiriman para pelajar di Grha Pena Banyuwangi pada Sabtu (20/6). Penilaian dilakukan untuk menentukan 25 peserta terbaik yang berhak melaku ke babak final yang bakal dihelat di Sewarna Cafe Boom besok (23/6). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Ajang Lomba Pidato Bahasa Inggris yang digelar Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) bersama PT Lundin menjadi panggung penting bagi pelajar SMA/SMK/MA se-Banyuwangi untuk unjuk kemampuan sekaligus memperkenalkan budaya daerah ke dunia internasional.

Kompetisi yang digelar dalam rangka HUT ke-27 JP-RaBa dan Hari Anak Nasional 2026 itu diikuti puluhan peserta dari berbagai wilayah Bumi Blambangan. Menariknya, dari hasil seleksi ketat, 25 finalis yang melaju ke babak puncak berasal dari latar sekolah yang beragam, tidak hanya dari wilayah perkotaan.

Sebaran finalis yang merata ini menunjukkan bahwa kemampuan bahasa Inggris pelajar Banyuwangi tidak terpusat di sekolah-sekolah tertentu saja, melainkan telah berkembang hingga ke wilayah pinggiran.

Melalui video pidato yang dikirimkan, para peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga kreativitas dalam mengangkat tema budaya dan pariwisata Banyuwangi.

Salah satu juri, Aekanu Hariyono yang merupakan Cultural Expert sekaligus mantan Kepala Bidang Adat dan Tradisi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, menilai ajang ini memiliki dampak lebih luas dari sekadar kompetisi.

Menurutnya, lomba ini secara tidak langsung menjadi media promosi wisata daerah yang efektif karena karya peserta dapat menjangkau audiens lebih luas, bahkan berpotensi hingga ke tingkat internasional.

“Lomba Pidato Bahasa Inggris yang mengangkat tema ‘Kebudayaan dan Pariwisata’ ini tentunya dapat mengangkat pariwisata Banyuwangi, bahkan bisa menjadi media promosi hingga ke mancanegara,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga memberikan ruang apresiasi bagi pelajar yang memiliki kemampuan bahasa asing. Dengan adanya kompetisi ini, para siswa merasa lebih dihargai dan termotivasi untuk terus mengembangkan kemampuan mereka.

“Tidak hanya menjadi wadah, tapi ini juga menjadi media meningkatkan literasi para pelajar untuk menguasai bahasa asing,” katanya.

Aekanu menegaskan bahwa kualitas peserta yang berhasil masuk ke babak final merupakan hasil seleksi ketat dengan melibatkan juri berpengalaman, termasuk dua juri internasional yang memiliki kompetensi tinggi dalam bahasa Inggris.

Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa standar penilaian dalam ajang ini berada pada level yang kompetitif dan kredibel.

Lebih jauh, ia menilai kemampuan berbahasa Inggris pelajar Banyuwangi merupakan modal besar yang perlu terus dikembangkan. Dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun dunia industri, dinilai penting untuk memperkuat daya saing generasi muda.

Menurutnya, jika potensi ini terus difasilitasi, pelajar Banyuwangi tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga berpeluang menjadi duta budaya dan pariwisata di kancah internasional.

“Kemampuan pelajar dalam bahasa asing harus terus didorong dan difasilitasi. Sebab, kemampuan tersebut akan sangat mendukung upaya promosi budaya dan pariwisata Banyuwangi ke tingkat internasional,” tegasnya.

Ajang ini pun menjadi bukti bahwa ruang kreatif bagi pelajar tidak hanya melahirkan prestasi akademik, tetapi juga membuka jalan bagi promosi daerah melalui generasi muda yang semakin percaya diri tampil di panggung global. (rio/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Lomba pidato #JP-RaBa #promosi wisata #bahasa inggris #pelajar banyuwangi