RADARBANYUWANGI.ID – Suasana khidmat dan penuh kebanggaan mewarnai pelaksanaan Haflah Akhirussanah SDIT dan SMP Darul Ilmi Banyuwangi yang digelar di Ballroom Hotel Aston Banyuwangi, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum istimewa untuk memberikan penghargaan kepada para siswa yang berhasil menorehkan prestasi akademik maupun capaian tahfiz Al-Qur’an selama menempuh pendidikan.
Acara dihadiri jajaran yayasan, dewan guru, wali murid, serta sejumlah tamu undangan. Selain menjadi ajang pelepasan siswa, Haflah Akhirussanah juga menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras dan dedikasi peserta didik yang berhasil menunjukkan capaian terbaik di berbagai bidang.
Pada jenjang SMP Darul Ilmi Banyuwangi, penghargaan diberikan kepada siswa peraih nilai terbaik Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026. Posisi pertama diraih Syaheed Abdullah Hasan Wajdy dengan rata-rata nilai 86,67. Peringkat berikutnya ditempati Muhammad Thoriq Ramadhan dengan rata-rata 86,66, disusul Al Banna Izzatul Islam dengan nilai rata-rata 80,00 dan Syathir Irsyad Habibie dengan rata-rata 73,34.
Prestasi tersebut menunjukkan kesungguhan para siswa dalam mengikuti proses pembelajaran hingga menuntaskan pendidikan di tingkat SMP. Tidak hanya unggul secara akademik, sejumlah siswa berprestasi juga dikenal memiliki capaian hafalan Al-Qur’an yang mengesankan.
Beberapa di antaranya telah menghafal antara 20 hingga 25 juz Al-Qur’an. Capaian tersebut menjadi gambaran nyata keberhasilan pendidikan yang mengintegrasikan penguatan akademik dengan pembinaan karakter dan spiritual keislaman.
Dalam kesempatan yang sama, penghargaan khusus diberikan kepada Kamiliya Zulfa Hidayat yang berhasil menuntaskan setoran hafalan 30 juz Al-Qur’an. Pencapaian tersebut menjadi salah satu momen yang mendapat perhatian khusus dalam rangkaian acara. Keberhasilannya dinilai sebagai inspirasi bagi siswa lain untuk terus meningkatkan kedekatan dengan Al-Qur’an.
Sementara itu, siswa kelas VI SDIT Darul Ilmi Banyuwangi juga mencatatkan hasil membanggakan pada TKA Tahun 2026. Pada mata pelajaran Matematika, nilai tertinggi diraih Muhammad Khoirul Kahfi dengan skor 83,33. Posisi berikutnya ditempati Aushaf Xavier Hariageng dengan nilai 76,67 dan Izza Jadid dengan nilai 70,00.
Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, nilai tertinggi 90,00 berhasil diraih Aisyah Aliman Afshin dan Ghulam Hajid Faizullah. Sementara nilai 86,67 diperoleh Fatimah Aini Salsabila, Dhamar Putra Dwi Setya, serta Izza Jadid.
Prestasi akademik tersebut semakin lengkap dengan capaian hafalan Al-Qur’an yang juga diraih sejumlah siswa. Muhammad Khoirul Kahfi dan Ghulam Hajid Faizullah tercatat sebagai siswa dengan prestasi akademik sekaligus capaian tahfiz yang menonjol. Keduanya telah menyelesaikan hafalan dua juz, yakni Juz 29 dan Juz 30, serta satu surat pada Juz 28.
Capaian serupa juga diraih Fatimah Aini Salsabila dan Muhammad Fadhil Ihsan. Keberhasilan mereka menunjukkan bahwa pencapaian akademik dapat berjalan beriringan dengan kesungguhan dalam menghafal Al-Qur’an.
Rangkaian penghargaan yang diberikan kepada siswa SDIT dan SMP Darul Ilmi Banyuwangi menjadi bukti komitmen lembaga pendidikan tersebut dalam mencetak generasi unggul. Tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik, para siswa juga dibekali nilai-nilai keislaman dan karakter Qur’ani yang kuat.
Melalui sinergi antara sekolah, yayasan, dan keluarga, Darul Ilmi Banyuwangi terus berupaya melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, berakhlak mulia, serta memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Editor : Lugas Rumpakaadi