RADARBANYUWANGI.ID – Pelaksanaan Ujian Satuan Pendidikan (USP) jenjang Sekolah Dasar (SD) di Banyuwangi resmi dimulai pada Senin (18/5). Ribuan siswa kelas VI dari sekolah negeri maupun swasta mulai menjalani ujian akhir yang menjadi salah satu penentu kelulusan sejak dihapuskannya Ujian Nasional (UN).
Pelaksanaan USP dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (22/5) mendatang. Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi memastikan seluruh sekolah telah siap melaksanakan ujian dengan tertib dan kondusif.
Pantauan di sejumlah sekolah menunjukkan suasana ujian berlangsung lancar. Para siswa tampak serius dan fokus mengerjakan soal di ruang kelas masing-masing dengan pengawasan ketat dari guru dan panitia sekolah.
Di SD Islam Terpadu Al Uswah Banyuwangi, misalnya, para siswa terlihat tenang saat mengerjakan soal ujian. Pengawasan dilakukan secara disiplin guna memastikan proses evaluasi berjalan jujur dan sesuai aturan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispendik Banyuwangi, Alfian, mengatakan bahwa USP merupakan bentuk evaluasi akhir yang dilaksanakan oleh satuan pendidikan untuk mengukur capaian kompetensi siswa berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL).
Menurutnya, ujian ini menjadi momentum penting bagi siswa kelas VI setelah menempuh proses pembelajaran selama enam tahun di bangku sekolah dasar.
“USP menjadi evaluasi akhir bagi siswa kelas 6 untuk mengukur hasil pembelajaran selama enam tahun selama di SD,” ujarnya.
Alfian menjelaskan, sejak pemerintah pusat menghapus sistem Ujian Nasional, hasil USP menjadi salah satu komponen utama dalam menentukan kelulusan peserta didik. Karena itu, pihak sekolah diminta menjaga kualitas dan kredibilitas pelaksanaan ujian.
Selain itu, Dispendik Banyuwangi juga menerjunkan tim monitoring ke sejumlah sekolah untuk memastikan pelaksanaan USP berjalan aman, tertib, dan tanpa kendala berarti.
Pemantauan dilakukan untuk mengecek kesiapan ruang ujian, distribusi soal, pengawasan, hingga kondisi psikologis siswa selama mengikuti ujian.
“Kami juga melakukan pemantauan di sejumlah sekolah guna memastikan ujian berjalan aman dan kondusif,” kata Alfian.
Ia menambahkan, pelaksanaan USP tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi formalitas penilaian akademik, tetapi juga mampu menggambarkan hasil pembelajaran siswa secara menyeluruh.
Karena itu, sekolah diminta tetap mengedepankan prinsip objektivitas dan integritas selama proses ujian berlangsung. Dispendik juga mengingatkan sekolah untuk menciptakan suasana ujian yang nyaman agar siswa dapat mengerjakan soal dengan maksimal.
“USP tingkat SD di Banyuwangi akan berlangsung mulai 18 sampai 22 Mei,” pungkasnya.
Pelaksanaan USP tahun ini menjadi perhatian tersendiri bagi orang tua siswa. Banyak wali murid berharap anak-anak mereka dapat memperoleh hasil terbaik sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.
Di sisi lain, sekolah juga mulai menyiapkan tahapan akhir setelah USP selesai, mulai proses penilaian, rapat kelulusan, hingga persiapan penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027.
Dengan pelaksanaan yang berjalan tertib sejak hari pertama, Dispendik Banyuwangi optimistis USP 2026 dapat berlangsung lancar hingga hari terakhir pelaksanaan. (ray/sgt)
Editor : Ali Sodiqin