Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Curiosity Sempat Terjebak di Mars, Batu 13 Kg Tersangkut di Bor dan Bikin NASA Kelimpungan Enam Hari

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 10 Mei 2026 | 19:15 WIB
Robot penjelajah Curiosity milik NASA sempat terjebak selama enam hari di Mars. (Pexels/RDNE Stock project)
Robot penjelajah Curiosity milik NASA sempat terjebak selama enam hari di Mars. (Pexels/RDNE Stock project)

RADARBANYUWANGI.ID - Robot penjelajah NASA, Curiosity, kembali menghadapi tantangan tak biasa di permukaan Planet Mars. Setelah lebih dari 13 tahun menjelajahi Planet Merah, rover tersebut sempat terhenti akibat batu besar yang tersangkut di perangkat bornya.

Insiden itu terjadi pada 25 April 2026 saat Curiosity melakukan pengeboran terhadap batuan yang dijuluki “Atacama”. Awalnya proses pengeboran berjalan normal. Namun, ketika bor hendak dicabut, batuan tersebut justru ikut terangkat dan menempel pada selubung bor.

Dalam keterangan resminya, NASA menyebut kejadian tersebut tergolong langka selama operasi Curiosity di Mars.

Baca Juga: Menyusuri Rel Demi Keselamatan, 118 Petugas Pemeriksa Jalur KAI Daop 4 Semarang Siaga Setiap Hari di Lintas Sepanjang 677 Kilometer

“Pengeboran dapat memecah atau memisahkan lapisan batuan bagian atas sebelumnya, tapi belum pernah ada batuan yang tetap menempel pada selubung bor,” tulis NASA dalam blog resminya.

Meski terdengar sederhana, proses pelepasan batu itu ternyata tidak mudah. Tim engineer dari Jet Propulsion Laboratory membutuhkan waktu hingga enam hari untuk mengatasi masalah tersebut.

Upaya pertama dilakukan dengan menggetarkan bor agar batu terlepas secara alami. Cara itu gagal. Empat hari kemudian, lengan bor diposisikan ulang sebelum teknik getaran kembali dicoba. Hasilnya, batu Atacama hanya mengeluarkan sedikit pasir, tetapi tetap menempel kuat.

Baca Juga: Indomobil Tirano Gegerkan Pasar Motor Listrik 2025, Jarak Tempuh 200 Km dan Teknologi Swap Battery Jadi Andalan

Tim JPL akhirnya mengambil langkah lebih agresif pada 1 Mei 2026. Bor dimiringkan, diputar, lalu digetarkan secara bersamaan. Dalam percobaan pertama menggunakan metode tersebut, batu Atacama akhirnya berhasil lepas.

Kendala ini menjadi lebih rumit karena keterbatasan komunikasi antara Bumi dan Mars. Sinyal radio membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk mencapai Mars. Artinya, tim pengendali harus menunggu 30 hingga 45 menit untuk memastikan setiap instruksi berhasil dijalankan oleh Curiosity.

Batu Atacama juga bukan batu kecil biasa. Berdasarkan estimasi NASA, batu tersebut memiliki panjang sekitar 0,5 meter, ketebalan 15 sentimeter, dan bobot mencapai 13 kilogram.

Kini Curiosity telah kembali menjalankan misinya di Mars. Rover tersebut masih aktif meneliti struktur batuan dan lingkungan Planet Merah demi mengungkap sejarah serta kemungkinan kehidupan purba di sana.

Meski usianya sudah lebih dari satu dekade, Curiosity hingga kini masih menjadi salah satu robot penjelajah paling andal milik NASA dalam eksplorasi antariksa.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Curiosity Rover #Planet Mars #Jet Propulsion Laboratory #Eksplorasi Antariksa #nasa