Teks Khutbah Pertama
الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا
من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين
يا أيها الناس، اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون
أما بعد، فإن أصدق الحديث كتاب الله، وخير الهدي هدي محمد صلى الله عليه وسلم
وشر الأمور محدثاتها، وكل محدثة بدعة، وكل بدعة ضلالة، وكل ضلالة في النار
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah mempertemukan kita dengan bulan suci Ramadan, bulan penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, serta seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa, yaitu menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Ketakwaan itulah bekal terbaik dalam kehidupan dunia dan akhirat.
Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Qur'an:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Latin:
Yā ayyuhallażīna āmanū kutiba ‘alaikumush-ṣiyāmu kamā kutiba ‘alallażīna min qablikum la‘allakum tattaqūn.
Artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
(QS. Al-Baqarah: 183)
Ayat ini menegaskan bahwa tujuan utama puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi membentuk pribadi yang bertakwa.
Keutamaan Ramadan
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Kita kini berada pada hari kedua Ramadan. Ini momentum yang sangat berharga. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Teks Arab:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya:
“Barang siapa berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
HR. Al-Bukhari (no. 38, 1901) dan HR. Muslim (no. 760)
Hadis ini menunjukkan bahwa Ramadan adalah kesempatan emas untuk membersihkan dosa. Namun syaratnya ada dua: iman dan ikhlas mengharap pahala dari Allah.
Amalan yang Perlu Ditingkatkan
Kaum muslimin rahimakumullah,
Di bulan Ramadan ini ada beberapa amalan yang harus kita optimalkan:
- Memperbaiki kualitas puasa
Bukan hanya menahan makan dan minum, tetapi juga menjaga lisan, pandangan, dan hati. - Memperbanyak tilawah Al-Qur’an
Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an. Maka interaksi dengan Al-Qur’an harus meningkat. - Memperbanyak sedekah dan kepedulian sosial
Rasulullah ﷺ adalah orang paling dermawan, terutama di bulan Ramadan. - Qiyamul lail dan doa
Malam Ramadan penuh keberkahan, termasuk peluang mendapatkan Lailatul Qadar.
Rasulullah ﷺ bersabda:
عَنْ عُثْمَانَ بْنِ أَبِي الْعَاصِ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يَقُولُ:
الصِّيَامُ جُنَّةٌ مِنَ النَّارِ كَجُنَّةِ أَحَدِكُمْ مِنَ الْقِتَالِ
Artinya:
“Puasa adalah perisai dari api neraka sebagaimana perisai salah seorang di antara kalian dalam peperangan.”
HR. An-Nasa’i dalam Sunan An-Nasa’i (no. 2230)
Artinya puasa melindungi kita dari dosa dan api neraka jika dijalankan dengan benar.
Ramadan sebagai Momentum Perubahan
Jamaah yang dirahmati Allah,
Ramadan seharusnya menjadi titik perubahan hidup. Jika setelah Ramadan kita masih sama seperti sebelumnya, berarti ada yang kurang dalam ibadah kita.
Gunakan Ramadan untuk:
- Memperbaiki shalat
- Menguatkan iman
- Memperbaiki akhlak
- Meninggalkan kebiasaan buruk
Semoga kita termasuk orang yang mendapatkan rahmat, ampunan, dan pembebasan dari neraka.
أقول قولي هذا، وأستغفر الله العظيم لي ولكم ولسائر المسلمين من كل ذنب
فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم
Khutbah Kedua
الحمد لله رب العالمين، له الحمد الحسن والثناء الجميل
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين
أما بعد، فيا عباد الله، اتقوا الله حق التقوى، وتمسكوا من الإسلام بالعروة الوثقى
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah atas segala nikmat-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Marilah kita manfaatkan sisa umur dengan memperbanyak amal saleh, khususnya di bulan Ramadan ini. Jangan sampai kita menjadi orang yang merugi karena tidak mendapatkan ampunan Allah di bulan yang penuh rahmat ini.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Celakalah seseorang yang memasuki Ramadan kemudian berlalu sebelum dosanya diampuni.”
(HR. Jami at-Tirmidzi)
Hadis ini menjadi peringatan keras agar kita tidak menyia-nyiakan Ramadan.
Doa
اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات، الأحياء منهم والأموات
اللهم بلغنا رمضان وتقبله منا، واجعلنا فيه من المقبولين
اللهم أعنا على الصيام والقيام وغض البصر وحفظ اللسان
Ya Allah, ampunilah dosa kami, dosa kedua orang tua kami, dan seluruh kaum muslimin. Jadikan Ramadan ini sebagai Ramadan terbaik dalam hidup kami.
Rabbana atina fid dunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, wa qina ‘adzaban nar.