Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Wujudkan 'Sustainable Living', SMAN 1 Glagah Banyuwangi Integrasikan Pembelajaran STEM untuk Atasi Masalah Sampah

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 14 Januari 2026 | 17:06 WIB
SMAN 1 Glagah Banyuwangi luncurkan program STEM Sustainable Living.
SMAN 1 Glagah Banyuwangi luncurkan program STEM Sustainable Living.

RADARBANYUWANGI.ID - SMA Negeri 1 Glagah Banyuwangi melakukan terobosan dalam metode pembelajaran dengan meluncurkan program berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) bertema “Sustainable Living”.

Program ini dirancang untuk melatih peserta didik menciptakan solusi nyata terhadap permasalahan lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.

Melalui pembelajaran STEM, siswa didorong untuk berkolaborasi dalam tim besar guna merancang dan mengembangkan produk inovatif yang berlandaskan prinsip-prinsip sains dan teknologi.

Pendekatan ini menekankan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Fokus Pengembangan Produk Berbasis Lingkungan

Dalam pelaksanaannya, program STEM SMAN 1 Glagah Banyuwangi mencakup beberapa fokus pengembangan produk, antara lain:

1. Energi Terbarukan

Siswa mengembangkan miniatur Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan memanfaatkan sampah bekas sebagai media pembelajaran Fisika.

2. Pengelolaan Limbah Organik

Sisa makanan dari kantin sekolah dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diolah menjadi pupuk organik cair dan kompos yang ramah lingkungan.

3. Eco-Enzim

Limbah biologis dimanfaatkan menjadi produk pembersih tangan (hand sanitizer) serta pestisida alami sebagai alternatif bahan kimia.

4. Pengelolaan Sampah Anorganik

Sampah plastik diolah menjadi ecobrick dan gantungan kunci, sementara limbah kertas diubah menjadi kertas daur ulang bernilai estetika.

Terintegrasi Program Adiwiyata dan SIKAP Jawa Timur

Pembelajaran STEM ini tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan Program Adiwiyata sebagai upaya membangun sekolah berbudaya lingkungan.

Selain itu, hasil karya siswa juga diproyeksikan untuk mendukung Program SIKAP yang digagas oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Kepala SMAN 1 Glagah Banyuwangi, Abdullah, menyampaikan apresiasinya terhadap implementasi program tersebut.

“Melalui pendekatan STEM, kami ingin siswa tidak hanya menghafal teori di kelas, tetapi mampu menjadi pemecah masalah bagi lingkungannya. Program ini merupakan komitmen kami dalam mendukung sekolah Adiwiyata sekaligus mencetak generasi yang peduli terhadap keberlanjutan bumi,” ujar Abdullah.

Jadwal Pelaksanaan Program STEM

Rangkaian kegiatan program STEM telah dimulai sejak awal Januari 2026 melalui sosialisasi desain pembelajaran kepada seluruh warga sekolah.

Pelaksanaan proyek dilakukan melalui kegiatan kokurikuler lintas mata pelajaran hingga April 2026.

Sebagai puncak kegiatan, sekolah akan menggelar Mini Expo pada 8 Mei 2026.

Pada ajang tersebut, seluruh produk hasil karya siswa akan dipamerkan dan dinilai berdasarkan kesesuaian tema “Sustainable Living” serta efektivitas solusi oleh tim guru dan bagian Kurikulum.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#sman 1 glagah #stem #jawa timur #adiwiyata #banyuwangi