RADARBANYUWANGI.ID - Selain lomba Menulis Surat Kanggo Bupati, penampilan para peserta Lomba Wawarah alias presentasi inspiratif juga tidak kalah menyentuh dan tak tak kalah inspiratif.
Seperti ditunjukkan Devi Syifa Zaskya. Siswi kelas 4 SDIT Al Uswah 2 Banyuwangi ini menceritakan bagaimana peran ibu yang sangat berarti dalam hidupnya.
Menurut dia, ibu sangat pandai dan piawai dalam menyembunyikan segala sesuatu.
“Mari kita buktikan, seberapa sering ia membahagiakan anaknya, nyatanya untuk diri sendiri saja ia lupa atau bahkan tidak peduli. Kedua, seberapa sering ia berkata perutnya kenyang. Nyatanya ia menahan lapar agar anaknya dapat makan dengan tenang. Itulah keistimewaan ibu. Semoga ibu kita selalu sehat dan diberi umur yang panjang,” ujarnya saat presentasi langsung di pendapa Sabha Swagata Blambangan kemarin (22/12).
Bukan itu saja poster karya para pelajar Banyuwangi yang dipamerkan di lokasi tak kalah menyita perhatian hadirin.
“Posternya keren-keren,” ujar Martha, salah satu hadirin.
Tak pelak, Lomba Kreatif Hari Ibu 2025 menuai apresiasi banyak pihak. Salah satunya dari Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi Suratno.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran dan peningkatan literasi yang sangat baik bagi pelajar.
“Kami menyaksikan karya anak-anak tahun ini jauh lebih inspiratif. Ini menunjukkan mereka belajar literasi lebih mendalam dan mampu mengekspresikan kecintaan kepada sosok ibu,” ujarnya.
Sementara itu, Tirta Baiti Jannah, Juara I lomba wawarah dari SMAN 1 Glagah mengungkapkan bahwa presentasinya terinspirasi dari pengalaman pribadi.
“Inspirasi lomba ini berasal dari pengalaman yang belakangan saya alami. Ada banyak hal berat yang harus dilalui oleh seorang perempuan atau ibu, dan itu yang saya coba sampaikan dalam wawarah,” pungkasnya. (ray/sgt)
Editor : Ali Sodiqin