Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

1.000 Siswa SMPN 1 Banyuwangi Nikmati Makan Bergizi Gratis! Aman, Higienis, dan Bikin Hemat Uang Saku

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Selasa, 7 Oktober 2025 | 12:40 WIB
Ilustrasi siswa SMPN 1 Banyuwangi menikmati menu MBG.
Ilustrasi siswa SMPN 1 Banyuwangi menikmati menu MBG.

RADARBANYUWANGI.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banyuwangi semakin meluas.

Untuk pertama kalinya, SMPN 1 Banyuwangi menerima makanan MBG dari dapur SPPG Sumberejo, Senin (6/10). Sebanyak 1.000 porsi disalurkan untuk seluruh siswa dari kelas 7, 8, dan 9.

Pihak sekolah dan dapur SPPG berkoordinasi ketat untuk memastikan makanan yang disajikan layak konsumsi serta mengantisipasi risiko keracunan para siswa.

Pihak sekolah memang sangat hati-hati dengan menu MBG. Untuk mengantisipasi kejadian tidak diingingkan seperti keracunan, sejak awal siswa telah diwanti-wanti.

Jika menu makanan maupun minuman yang disuguhkan berbau busuk, sebaiknya tidak usah dikonsumsi. 

Plt. Kepala Sekolah SMPN 1 Banyuwangi, Sugeng Lukito mengatakan, sebelum makanan dibagikan, pihaknya melakukan pendataan terhadap siswa yang memiliki alergi agar bisa menyiapkan porsi makanan berbeda.

“Kalau hari ini jadwalnya menu daging, tapi ada siswa yang alergi, kami siapkan menu berbeda dengan nampan khusus yang diberi nama supaya tidak tertukar,” ujarnya.

Sugeng menambahkan, sekolah juga memiliki tim keselamatan pangan yang bertugas memeriksa makanan sebelum dibagikan kepada siswa.

Pemeriksaan dilakukan dari segi fisik, tekstur, dan bau, bahkan makanan akan dicicipi terlebih dahulu oleh para guru.

“Sebelum dibagi akan kami lakukan pemeriksaan MBG terdahulu secara menyeluruh, langkah ini untuk memastikan makanan benar-benar aman sebelum dikonsumsi siswa,” jelasnya.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, SMPN 1 Banyuwangi juga menyediakan pos kesehatan untuk mengantisipasi bila ada siswa yang mengalami keluhan setelah makan.

Sugeng berharap distribusi makanan bergizi bagi siswa semakin luas dan tetap terjamin aman dari risiko keracunan serta kualitas dari MKG sendiri bisa terus meningkat.

Taufiq Hidayat, asesor keamanan pangan (Askap) dapur MBG Sumberejo menjelaskan, pihaknya menerapkan prosedur higienitas ketat dalam proses produksi aetiap porsi makanan.

“Kami memakai sarung tangan, masker serta sandal khusus sejak persiapan bahan, pemorsian, hingga pencucian ompreng makanan untuk menjaga makanan tetap higenis,” katanya.

Taufiq menuturkan, sebelum melakukan memasak makanan MBG, ahli gizi terlebih dahulu mengukur dan menghitung kandungan protein agar sesuai dengan standar.

“Sebelum dimasak, para ahli gizi akan mengukur kandungan bahan makanan terlebih dalu agar sesuai standar. Kami juga selalu berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk menentukan menu yang akan disajikan,” ujarnya.

Salah satu siswa SMPN 1 Banyuwangi, Rafli, mengaku senang bisa merasakan program MBG di sekolahnya untuk pertama kalinya.

“Saya senang dengan menunya untuk hari ini (kemarin), MBG ini sangat membantu saya tidak sering jajan di luar dan bisa menghemat uang saku karena sudah disediakan makanan di sekolah,” ujar anak kelas 9 tersebut.  (cw6-M Ksatria Raya/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#makanan sehat siswa #program gizi sekolah #Makan Bergizi Gratis Banyuwangi #dapur MBG Sumberejo #program MBG Banyuwangi #SMPN 1 Banyuwangi