RADARBANYUWANGI.ID – Ratusan siswa asal 85 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan menunjukkan kebolehannya dalam Lomba Kreativitas Baris Berbaris (LKBB) yang digelar Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi.
Dimulai pada Sabtu (23/8), ajang ini bakal berlangsung selama tiga hari di Banyuwangi Park, Kecamatan Kabat.
Dari total 85 tim peserta, 33 di antaranya berasal dari jenjang SD, 41 SMP, dan 5 SMA. Selama tiga hari pelaksanaan, para siswa menampilkan berbagai variasi gerakan baris-berbaris yang dipadukan dengan kreativitas unik di hadapan dewan juri.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Suratno melalui Kepala Bidang SMP Didik Eko Wahyudi mengatakan, LKBB ini bertujuan untuk membina kedisiplinan sekaligus menyalurkan bakat siswa di bidang baris-berbaris.
“LKBB ini kami gelar salah satunya untuk mencegah anak-anak melakukan baris-berbaris di jalan raya secara sembarangan sehingga bisa mengganggu pengguna jalan. Yang tidak kalah penting, ajang ini digelar untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bangsa,” ujar Didik.
Didik menambahkan, penilaian lomba berfokus pada variasi gerakan, kekompakan, dan kreativitas yang ditampilkan di depan juri.
“Harapan kami, siswa yang mengikuti LKBB ini dapat menjadi pribadi yang disiplin, taat kepada orang tua, serta memiliki rasa nasionalisme yang tinggi,” tambahnya.
Sementara itu, Sarjono, guru pendamping dari SMPN 3 Cluring, mengungkapkan bahwa timnya mengusung tema “demonstrasi” dalam penampilan LKBB.
“Kami membawa 16 anak, laki-laki dan perempuan dari kelas 7 dan 8. Mereka sudah berlatih selama sebulan penuh dari nol,” ujarnya.
Aiman, pelatih LKBB SMPN 1 Cluring menuturkan bahwa timnya yang seluruhnya perempuan memilih tema “bermuka dua”. “Kami sudah mempersiapkan dan berlatih intensif selama dua bulan agar tampil maksimal di LKBB ini,” katanya.
Morris, salah satu peserta dari SMPN 1 Cluring mengaku optimistis bisa membawa pulang gelar juara LKBB.
“Kami latihan setiap hari sepulang sekolah selama tiga jam. Semoga kerja keras kami berbuah hasil terbaik,” ujarnya perempuan kelas 9 tersebut.
Tak hanya dari pihak sekolah, dukungan juga datang dari para orang tua siswa. Arifin, salah satu wali murid dari SMPN 1 Songgon, turut hadir bersama istrinya untuk mendukung putrinya yang mengikuti LKBB.
“Saya hadir untuk memberikan semangat kepada anak saya. Sejak dulu anak saya memang aktif dalam berbagai kegiatan di sekolah. Salah satunya LKBB ini,” ungkapnya. (cw6-M Ksatria Raya/sgt)
Editor : Ali Sodiqin