RadarBanyuwangi.id - Psilogramma increta, dikenal sebagai ngengat, ialah spesies serangga yang termasuk dalam famili Sphingidae.
Seperti namanya, hewan ini memiliki sayap berwarna abu-abu berabdomen putih dan badannya yang berbentuk toraks. Uniknya saat kita memegangnya, terdapat bulu-bulu halus seperti debu pada sayapnya.
Penampilan dari hewan ini cukup sering dikatakan menyerupai burung kolibri, apalagi perilaku mereka yang unik saat memakan bunga.
Baca Juga: Kalahkan PNS dan Karyawan, 543 Petani di Bojonegoro Berangkat Haji Tahun Ini
Serangga yang memiliki ukuran 69-110 milimeter dan memiliki tanduk hitam ini sering ditemukan di bagian bawah daun, yang berada di taman terbuka maupun di tepi hutan.
Habitatnya tersebar di wilayah Asia seperti China, Hongkong, Taiwan, India, Indonesia Jepang, Vietnam, Thailand, Malaysia, Filipina dan Myanmar.
Makanan favorit serangga ini ialah berbagai jenis tanaman inang dari famili Oleaceae (melati-melatian, keluarga zaitun), Scrophulariaceae (tumbuhan berbunga), dan Verbenaceae (tanaman merambat berkayu).
Baca Juga: Kalahkan PNS dan Karyawan, 543 Petani di Bojonegoro Berangkat Haji Tahun Ini
Psilogramma increta melakukan perkawinan saat matahari terbenam dan berlangsung 20 jam. Mengapa bisa selama itu? Karena ngengat betina akan meletakkan telurnya di bagian bawah daun yang masih muda. Jumlah telurnya pun tidak sedikit, yakni mencapai 220 butir.
Meskipun telur yang dihasilkan menembus ratusan butir, Psilogramma increta memiliki musuh yang bisa mengancam populasinya, seperti virus granulois, parasit Zygobothria atropivora, anggota family Ichneumonidae, Quandrus pepsoide, dan Tachinidae (Drino atropivora). (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi