RadarBanyuwangi.id - Faiha Astila Iffa Handayani, siswi kelas 5 SDN 4 Penganjuran Banyuwangi, berhasil mencuri perhatian publik melalui surat menyentuh yang ia tulis untuk memperingati Hari Ibu.
Surat tersebut bukan sekadar pesan biasa, melainkan sebuah ungkapan kasih sayang yang tulus kepada ibunya.
Dalam suratnya, Faiha menggambarkan hadiah istimewa yang ingin ia persembahkan kepada sang ibu, yaitu kesempatan untuk bertemu dan berfoto bersama Ipuk Fiestiandani, Bupati Banyuwangi.
Ide sederhana namun bermakna ini menunjukkan niat Faiha untuk membahagiakan ibunya dengan cara yang sangat personal.
Yang membuat surat tersebut semakin spesial adalah penggunaan aksara Jawa dalam penulisannya.
Hal ini mencerminkan kecintaan Faiha terhadap budaya tradisional sekaligus menonjolkan kreativitasnya.
Karya Faiha tidak hanya menyentuh hati banyak orang, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya melestarikan warisan budaya yang mulai langka. Menurut ibunya, Hervin, Faiha adalah anak yang disiplin dan penuh semangat.
“Faiha itu sangat teratur. Kalau dia tidak melaksanakan salat, dia tahu konsekuensinya, yaitu tidak boleh bermain gadget seharian. Itu bagian dari didikan kami di rumah,” ujar Hervin dengan bangga.
Selain menulis, Faiha juga gemar menggambar dan mewarnai untuk menyalurkan kreativitasnya. Tidak hanya itu, ia kerap mengikuti berbagai lomba dan berhasil meraih prestasi.
Meski berasal dari keluarga sederhana, dengan ayahnya yang bekerja sebagai juru parkir dan ibunya seorang guru PAUD, Faiha membuktikan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk berkarya dan berprestasi.
Semangat dan ketulusan Faiha dalam berbakti kepada keluarga menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Ceritanya mengajarkan bahwa nilai-nilai sederhana, seperti menghargai orang tua dan melestarikan budaya, dapat membawa dampak besar bagi diri sendiri dan orang lain.
Semoga kisah Faiha ini menjadi motivasi bagi anak-anak di luar sana untuk terus berusaha, berkarya, dan menunjukkan kasih sayang kepada orang tua dengan cara yang tulus. (pkl/gas)
Editor : Lugas Rumpakaadi