Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Siswi SDN 7 Sumberagung Ini Minta Sekolah Punya Guru yang Terampil Mendidik Anak Inklusif, Begini Isi Lengkap Suratnya untuk Bupati Banyuwangi

Redaksi • Rabu, 18 Desember 2024 | 20:59 WIB
Nazua Afrilia Saputri, siswi SDN 7 Sumberagung Banyuwangi ingin guru di sekolah negeri dan swasta terampil mendidik anak-anak berkebutuhan khusus.
Nazua Afrilia Saputri, siswi SDN 7 Sumberagung Banyuwangi ingin guru di sekolah negeri dan swasta terampil mendidik anak-anak berkebutuhan khusus.

Radarbanyuwangi.id - Sampai saat ini, surat masih berdatangan di Gedung Grha Pena Jawa Pos Radar Banyuwangi. Puluhan bahkan ratusan surat sudah diserahkan ke panitia.

Nazua Afrilia Saputri, salah satu siswi SDN 7 Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, kepekaannya terhadap dunia pendidikan perlu dihadiahi apresiasi yang sangat luar biasa.

Ia menyampaikan keluh kesahnya tentang salah satu temannya yang istimewa. Sebagai teman sehari-hari nya, Nazua prihatin dengan kondisi temannya yang kesulitan belajar di dalam kelas.

“Namun, ada yang menyita perhatian. Dia adalah anak istimewa. Dia mampu berbaur dengan teman-teman satu sekolah, tapi kesulitan belajar dalam kelas,” tulisnya

Menurutnya, teman istimewanya itu membutuhkan guru yang terampil dan memiliki kemampuan untuk mendidik anak inklusif.

Harapan Nazua ialah semua sekolah di negeri maupun swasta dapat memfasilitasi pendidikan dan tenaga pendidik yang setara dan tidak memandang apapun untuk anak murid nya.

Hal ini penting menurutnya, agar anak-anak inklusif dapat meraih cita-cita seperti teman-teman lainnya dan melahirkan generasi yang berprestasi dan dapat menjadikan Banyuwangi semakin maju.

Nazua juga menuliskan bahwa ia sangat kagum dengan Bupati Ipuk Fiestiandani dan ingin sekali mengikuti jejaknya dalam memberikan inspirasi kepada banyak orang.

Kepeduliannya menunjukkan bahwa ia bukan hanya peduli pada dirinya sendiri, tetapi juga ingin melihat semua teman-temannya, terutama yang berkebutuhan khusus, memiliki masa depan cerah dan penuh prestasi.

Sementara itu, Lomba Menulis Surat untuk Bupati Banyuwangi ini digelar Jawa Pos Radar Banyuwangi bersama Dinas Pendidikan Banyuwangi dalam rangka peringatan Hari Ibu 22 Desember.

Lomba ini gratis alias tidak ada biaya pendaftaran. Ada dua kategori peserta lomba ini yakni:

Syarat dan ketentuan lomba adalah sebagai berikut:

Selanjutnya, surat karya peserta itu bisa dikirim ke:

Karya peserta harus sudah diterima paling lambat pada 19 Desember 2024, pukul 15.00 WIB. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#SDN 7 Sumberagung #surat untuk bupati #menulis #Lomba #banyuwangi