Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

TJSL Pelindo, Aktivasi Program Pelindo Integration Conservation Center Banyuwangi di Pantai Marina Boom: Siap Bangun Wahana Sea Turtle Park

Niklaas Andries • Jumat, 6 September 2024 | 21:37 WIB
SATU KATA: Dukungan penuh terhadap Aktivasi Program Pelindo Integration Conservation Center Banyuwangi di Pantai Boom Bnyuwangi dihadiri lintas elemen masyarakat dan pemerintah daerah
SATU KATA: Dukungan penuh terhadap Aktivasi Program Pelindo Integration Conservation Center Banyuwangi di Pantai Boom Bnyuwangi dihadiri lintas elemen masyarakat dan pemerintah daerah

Radarbanyuwangi.id - Aktivasi Program Pelindo Integration Conservation Center Banyuwangi resmi diperkenalkan ke khalayak luas Kamis (5/9). Bertempat di Pantai Marina Boom Banyuwangi, program tersebut diresmikan pembukaannya oleh Sekretaris Daerah  Mujiono. Acara itu semakin gayeng dengan kehadiran keluarga besar Pelindo dan ratusan siswa di Banyuwangi.

Tampak hadir dalam tersebut diantaranya Nurilma Septanti General Manager PT Pelindo, Bambang Hasbullah Sub Regional Head Jawa, Sulistianingsih Manager TJSL Pelindo sub Regional Head Jawa .

Selain itu juga tampak hadir Pembina BSTF Wiyanto Haditanojo, Duwi Sugiarto BBKSDA Jawa Timur Wilayah V Banyuwangi, Bayu Dwi Handoko BPSL Denpasar, Hartono Camat Banyuwangi,  Achmad Saichu Lurah Kampung Mandar, dan Mujiono tokoh masyarakat Kampung Mandar. 

Rangkaian acara ini dituntaskan dengan pelepasliaran 500 ekor tukik dari Pantai Marina Boom bersama seluruh tamu undangan dan ratusan siswa yang hadir. Sekretaris Daerah Banyuwangi Mujiono menyatakan menyambut baik program yang dicanangkan Pelindo.

Menurutnya program ini bisa menjadi bagian dukungan terhadap potensi wisata yang dimiliki oleh Banyuwangi.  Tidak hanya sekadar plesiran saja menikmati berbagai destinasi wisata yang ada. Lebih dari itu wisatawan kini bisa turut belajar dan kontribusi untuk konservasi alam khususnya pelestarian penyu.

“Ini bagus sekali bisa menjadi pilihan wisata edukasi  di Banyuwangi selain wisata lain seperti geo wisata yang ada disini. Wisatawan bisa turut serta melestarikan dan menjaga ekosistem alam melalui konservasi penyu,” ujarnya.

KOMPAK: Jajaran Pelindo bersama siswa SMPN 1 Banyuwangi saat ambil bagian dalam Aktivasi Program Pelindo Integration Conservation Center Banyuwangi.
KOMPAK: Jajaran Pelindo bersama siswa SMPN 1 Banyuwangi saat ambil bagian dalam Aktivasi Program Pelindo Integration Conservation Center Banyuwangi.

Sementara itu Sulistianingsih Manager TJSL Pelindo pun program ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan Pelindo. Menurutnya Pelindo berkomitmen terhadap berkelanjutan dengan memberi manfaat baik secara ekonomi, sosial, lingkungan, dan hukum serra tatat kelola berprinsip yang lebih teritegrasi, terarah, dan terukur bagi masyarakat.

Dan kegiatan ini merupakan bagian dari program TJSL Pelindo dimana salah satu tiga diantaranya bergerak dalam aspek peduli lingkungan. Dan di Banyuwangi tujuan itu diwujudkan dengan turut ambil bagian dalam konservasi penyu.

Pelindo kini tengah bersiap untuk mendesain pembangunan wahana untuk pengenalan dan konservasi penyu di Banyuwangi. Itu diwujudkan dengan rencana pembangunan secara bertahap wahana edukasi bertitel Sea Turtle Park dalam waktu dekat ini.

Memaksimalkan rencana tersebut, Pelindo menggandeng pemerintah daerah dan Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF) untuk lebih memasifkan program konservasi dan program tersebut. Hal ini dilakukan dengan melakukan penetrasi ke segmen sekolah untuk menularkan rasa kepedulian terhadap upaya konservasi penyu dan lingkungan.

Salah satunya dengan gelaran sosialisasi di SMPN 1 Banyuwangi. “Di dunia itu ada 7 jenis penyu dan 6 jenis diantaranya hidup di Indonesia. Dari 6 jenis di Indonesia 4 jenis ada di Banyuwangi. Penyunya ada Lekang, hijau, sisik, dan belimbing,” ujar Gerda Sukarno Relawan BSTF.

Sebagai satwa sisa dari zaman jurassic, penyu kini terancam keberadaannya. Dimana manusia menjadi preadator utamanya selain faktor alam dan kualitas lingkungan yang menurun. (*)

Editor : Niklaas Andries
#tukik #edukasi wisata #Pantai marina boom #Penyu #pelindo #sea turtle #Konservasi #banyuwangi #BSTF #TJSL #wahana