Radarbanyuwangi.id – Masih dalam balutan kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79. Senin (19/8), ratusan siswa Taman Kanak-Kanak (TK) Aisyiyah 1 Banyuwangi menggelar kegiatan pembelajaran di luar kelas. Kali ini area sekitaran Pantai Pulau Santen Kelurahan Karangrejo Banyuwangi dipilih menjadi lokasi pembelajarannya.
Didampingi wali murid dan jajaran guru pengajarnya, ratusan siswa ini diperkenalkan dengan salah satu hewan purba yang masih hidup sampai saat ini, penyu. Siswa dan guru mendapat materi pengetahuan tambahan seputar keberadaan dan eksistensi penyu yang disampaikan oleh relawan Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF).
“Penyu ini merupakan hewan purba yang masih hidup sampai saat ini. Jadi perlu dilestarikan dan telurnya jangan dimakan ya adik-adik,” pesan Gerda Sukarno relawan BSTF.
Tak sekadar mendapat materi seputar penyu. Siswa juga diajak melepasliarkan hasil penetasan telur penyu. Nah, anak penyu ini familiar disebut dengan tukik. Ada sekitar 325 ekor tukik yang dilepas ke perairan Selat Bali pada sore hari itu.
Tukik yang dilepaskan berasal dari jenis penyu lekang. Tingkah lucu tukik ini pun menuai reaksi beragam dari kalangan siswa. Ada yang penasaran dan ada pula yang gemes melihat tingkah lucu tukik di dalam mangkuk plastik sebelum dilepas. “Lucu penyunya kayak orang berenang,” ujar Danar salah satu siswa.
Tidak hanya siswa, saja, orang tua dan guru pun turut ambil bagian dalam melepasliarkan tukik ke alam liar. Banyak diantara mereka mengabadikan momen spesial itu melalui kamera handphone. Wakil Kepala Sekolah TK Aisyiyah 1 Banyuwangi Inung rahmawati mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu pembelajaran bagi siswanya.
Selain menjadi pengalaman berharga bagi siswa. Pelepasliaran tukik ini menjadi bagian semarak Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 di sekolah. Dengan semangat itu, para siswa, guru, dan orang tua bersama-sama untuk memerdekan tukik ke habitat aslinya. “Teladani semangat kemerdekaan dengan memerdekan tukik ke habitat alaminya” tegasnya (*)
Editor : Niklaas Andries