Sturm Graz vs Rennes: Duel Dua Tim dengan Masalah Berbeda di Liga Europa

Niklaas Andries • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 07:48 WIB
DUEL SENGIT: Rennes akan bertandang ke markas Sturm Graz dalam laga Liga Europa (Rennes)
DUEL SENGIT: Rennes akan bertandang ke markas Sturm Graz dalam laga Liga Europa (Rennes)

RADARBANYUWANGI.ID – Rennes kembali ke panggung Eropa setelah tiga tahun absen. Namun, perjalanan pertama mereka justru membawa tim Prancis itu ke Graz, markas Sturm Graz yang dikenal sulit ditaklukkan di kandang.

Sturm Graz akan menjamu Rennes di Stadium Graz Liebenau pada matchday pertama Liga Europa 2026-2027, Rabu. Pertandingan ini mempertemukan dua tim dengan modal yang berbeda.

Rennes datang tanpa kekalahan pada empat pertandingan awal Ligue 1. Sementara itu, Sturm Graz punya catatan kandang yang cukup kuat, meski baru saja mengalami kekalahan dari Fenerbahce dalam pertandingan Eropa terakhir mereka di stadion sendiri. Di atas kertas, Rennes sedikit lebih diunggulkan. Tetapi sepak bola Eropa sering kali tidak sesederhana melihat posisi atau tren hasil pertandingan.

Sturm Graz punya pekerjaan rumah dari Liga Champions Sturm Graz sebenarnya berharap kembali tampil di Liga Champions.

Musim 2024-2025 menjadi momen penting ketika klub Austria itu kembali ke kompetisi elite Eropa setelah menunggu 24 tahun. Mereka tentu ingin mengulang pengalaman tersebut pada musim ini.

Namun, harapan itu kandas setelah Fenerbahce menghentikan langkah mereka di fase kualifikasi. Kini Sturm Graz harus puas bermain di Liga Europa. Pelatih Fabio Ingolitsch tentu berharap perjalanan kali ini lebih panjang dibanding musim lalu.

Pada Liga Champions 2024-2025, Sturm Graz mengakhiri fase liga di posisi ke-26. Mereka memang mampu meraih dua kemenangan, tetapi secara keseluruhan belum cukup konsisten menghadapi lawan-lawan Eropa.

Menariknya, dua kemenangan tersebut justru lahir di kandang. Sturm Graz mengalahkan Rangers 2-1 dan Brann 1-0. Itu menjadi pesan penting bagi Rennes.

Bermain di Graz bukan pekerjaan mudah. Sturm Graz hanya sekali kalah dalam pertandingan kompetitif di kandang sepanjang 2026. Kekalahan tersebut terjadi ketika Fenerbahce datang dan menang 1-0.

Artinya, Rennes boleh membawa status favorit, tetapi mereka tidak boleh menganggap pertandingan ini sebagai laga tandang biasa. Rennes kembali ke Eropa dengan modal lebih meyakinkan

Rennes memiliki cerita yang berbeda. Klub Prancis itu kembali tampil di kompetisi Eropa setelah tiga tahun absen. Mereka sebenarnya hanya finis keenam di Ligue 1 musim lalu dan semula diproyeksikan tampil di Liga Konferensi.

Namun, keberhasilan Lens menjuarai Coupe de France mengubah jalur mereka. Rennes mendapatkan keuntungan dari situasi tersebut dan naik ke fase utama Liga Europa. Kembalinya Rennes ke Eropa datang dengan modal yang cukup bagus.

Dalam empat pertandingan awal Ligue 1 musim ini, Rennes belum terkalahkan. Mereka meraih tiga kemenangan dan sekali bermain imbang 2-2 melawan Paris Saint-Germain.

Tetapi ada satu celah yang cukup jelas. Rennes baru mencatat satu clean sheet.

Ini bisa menjadi masalah ketika mereka menghadapi Sturm Graz. Tim tuan rumah mungkin tidak memiliki kualitas individu seperti PSG atau klub-klub besar Prancis, tetapi mereka memiliki keuntungan bermain di depan pendukung sendiri.

Rennes harus membuktikan bahwa produktivitas mereka cukup untuk menutupi pertahanan yang belum sepenuhnya solid.

Duel taktik: siapa yang lebih mampu mengontrol ruang?

Pertandingan ini berpotensi berjalan ketat karena kedua tim memiliki alasan untuk bermain hati-hati. Sturm Graz kemungkinan mencoba memanfaatkan energi kandang sejak awal. Mereka membutuhkan tekanan tinggi untuk membuat Rennes tidak nyaman membangun serangan dari belakang.

Kuncinya ada pada bagaimana Sturm Graz memenangkan bola kedua. Jika mereka mampu merebut bola di area tengah dan segera mengirimkannya ke Otar Kiteishvili, pertahanan Rennes bisa berada dalam tekanan.

Kiteishvili menjadi salah satu pemain paling penting bagi Sturm Graz. Ia mencetak 15 gol di liga musim lalu dan berpotensi menjadi sumber kreativitas sekaligus penyelesaian akhir. Di kubu Rennes, Esteban Lepaul menjadi pusat perhatian.

Striker tersebut mencetak 21 gol di Ligue 1 musim lalu. Namun, ia belum mencetak gol dalam dua pertandingan liga terakhir sebelum laga melawan Sturm Graz. Masalahnya, produktivitas Rennes cukup bergantung kepadanya.

Lepaul menjadi satu-satunya pemain Rennes yang sudah mencetak lebih dari satu gol di liga musim ini. Jika Sturm Graz mampu memutus suplai bola kepadanya, kekuatan serangan Rennes bisa berkurang cukup signifikan.

Lima duel yang bisa menentukan pertandingan

1. Kiteishvili vs lini tengah Rennes

Sturm Graz membutuhkan Kiteishvili dalam kondisi terbaik. Pergerakannya di antara lini dapat menjadi jalan keluar ketika Rennes menekan.

2. Lepaul vs bek tengah Sturm Graz

Lepaul memiliki naluri mencetak gol yang kuat. Namun, ia harus berhadapan dengan pertahanan Sturm Graz yang kemungkinan bermain lebih agresif karena mendapat dukungan publik sendiri.

3. Transisi Sturm Graz vs pertahanan Rennes

Inilah salah satu duel paling menarik. Rennes sejauh ini lebih produktif, tetapi belum banyak mencatat clean sheet. Sturm Graz dapat mengeksploitasi celah tersebut melalui serangan balik cepat.

4. Bola mati

Ketika kualitas permainan terbuka berimbang, bola mati sering menjadi pembeda. Sturm Graz memiliki keuntungan bermain di kandang dan bisa menjadikan situasi sepak pojok atau tendangan bebas sebagai senjata.

5. Mentalitas Rennes di laga Eropa pertama

Ini bukan sekadar pertandingan pembuka. Rennes sedang kembali ke atmosfer kompetisi Eropa setelah tiga tahun. Mereka harus membuktikan bahwa ritme Ligue 1 bisa langsung diterjemahkan ke level kontinental. Seedy Jatta diragukan tampil

Sturm Graz juga menghadapi persoalan di lini depan.

Seedy Jatta ditarik keluar setelah 50 menit ketika menghadapi LASK pada akhir pekan. Kondisinya membuat peluang bermain melawan Rennes masih diragukan. Leon Grgic yang mengalami cedera lutut dan Emran Soglo akibat masalah hamstring dipastikan absen.

Selain itu, Niklas Geyrhofer, Szymon Wlodarczyk, dan Axel Kayombo tidak masuk dalam skuad untuk fase liga. Jika Jatta benar-benar tidak bisa tampil, tanggung jawab mencetak gol kemungkinan semakin besar berada di pundak Kiteishvili.

Rennes datang dengan situasi yang jauh lebih nyaman. Franck Haise tidak memiliki pemain yang harus absen karena cedera sehingga memiliki pilihan skuad yang lebih lengkap. Namun, kelengkapan skuad tidak otomatis menjamin kemenangan.

Prediksi skor: Sturm Graz 1-1 Rennes.

Rennes memang memiliki modal lebih baik. Mereka belum kalah dalam empat pertandingan Ligue 1 dan menunjukkan produktivitas yang cukup menjanjikan. Tetapi ada dua alasan mengapa Sturm Graz layak mendapatkan respek.

Pertama, kekuatan kandang mereka. Kedua, masalah Rennes dalam mempertahankan gawang tetap bersih. Rennes kemungkinan akan lebih banyak menguasai bola dan memiliki kualitas serangan yang lebih baik. Namun, Sturm Graz dapat membuat pertandingan menjadi duel fisik dan memaksa lawannya bermain dalam tempo yang tidak nyaman.

Karena itu, laga pembuka Liga Europa ini berpotensi berakhir tanpa pemenang.

Hasil imbang mungkin bukan hasil ideal bagi Rennes. Tetapi bagi Sturm Graz, satu poin melawan tim Prancis yang sedang tidak terkalahkan bisa menjadi awal yang cukup berharga dalam perjalanan mereka di Liga Europa. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Liga Europa 2026-2027 Sturm Graz vs Rennes prediksi Sturm Graz vs Rennes Sturm Graz rennes