Prediksi Chelsea vs Brighton: Duel Sengit, The Blues Diprediksi Gagal Menang

Niklaas Andries • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 06:07 WIB
LAGA KETAT: Chelsea akan hadapi Brighton di ajang Premier League (Chelsea)
LAGA KETAT: Chelsea akan hadapi Brighton di ajang Premier League (Chelsea)

RADARBANYUWANGI.ID – Chelsea mendapat kesempatan untuk menjaga momentum positif saat menjamu Brighton & Hove Albion di Stamford Bridge, Minggu. Pertandingan ini menjadi ujian berikutnya bagi Xabi Alonso yang sedang berusaha membangun awal era baru bersama The Blues.

Dua kemenangan beruntun atas Fulham dan Luton Town membuat Chelsea datang dengan kepercayaan diri tinggi. Namun, Brighton bukan lawan yang mudah ditaklukkan. The Seagulls juga mengawali musim dengan impresif, mencetak delapan gol tanpa kebobolan dalam tiga pertandingan di berbagai kompetisi.

Pertarungan ini pun menyajikan dua tim dengan modal berbeda, tetapi sama-sama punya alasan untuk optimistis.

Chelsea Mulai Menemukan Arah

Chelsea melewati musim lalu dengan catatan mengecewakan setelah hanya finis di posisi ke-10 Liga Inggris. Pergantian pelatih menjadi salah satu gambaran betapa bergejolaknya perjalanan klub London Barat tersebut.

Enzo Maresca meninggalkan Chelsea pada awal tahun setelah hubungannya dengan jajaran pemilik klub memburuk. Padahal, sebelumnya ia berhasil membawa Chelsea meraih trofi Liga Konferensi UEFA dan Piala Dunia Antarklub FIFA.

Liam Rosenior kemudian ditunjuk sebagai pengganti. Namun, masa kerjanya hanya bertahan sekitar tiga bulan sebelum dipecat pada 22 April setelah serangkaian hasil buruk membuat Chelsea gagal tampil di kompetisi Eropa musim ini.

Alonso kemudian datang dengan kontrak empat tahun mulai 1 Juli. Mantan pelatih Real Madrid itu kini memiliki pekerjaan besar: mengembalikan Chelsea menjadi tim yang konsisten dan kompetitif.

Start-nya cukup menjanjikan.

Chelsea menundukkan Fulham 3-2 pada pekan pembuka. Joao Pedro bahkan mencetak gol ketika pertandingan baru berjalan 31 detik, sebuah gol yang tercatat sebagai yang tercepat pada laga pembuka musim dalam sejarah Liga Inggris.

Fulham dua kali mampu menyamakan kedudukan melalui Josh King dan Gonzalo Garcia. Namun, gol debut Morgan Rogers serta lesakan Cole Palmer memastikan Chelsea membawa pulang tiga poin.

Momentum itu berlanjut di Piala Carabao. Chelsea mengalahkan Luton Town 2-0 melalui gol Danny Welbeck dan gol bunuh diri Hakeem Odoffin.

Kedatangan Welbeck dari Brighton menjadi salah satu transfer menarik Chelsea. Perekrutan tersebut cukup mengejutkan karena klub biasanya lebih identik dengan investasi terhadap pemain berusia muda. Kini, Welbeck justru berpeluang menghadapi mantan klubnya.

Brighton Datang dengan Kepercayaan Diri Tinggi

Brighton juga memiliki alasan kuat untuk percaya diri. Tim asuhan Fabian Hurzeler langsung tampil agresif pada awal musim. Aston Villa menjadi korban pertama. Brighton menghancurkan Villa dengan skor 4-0 setelah mencetak seluruh gol hanya dalam 31 menit pertama.

Victor Lindelof mencetak gol bunuh diri, Maxim De Cuyper ikut mencatatkan namanya di papan skor, sedangkan Jack Hinshelwood memborong dua gol. Kemenangan besar itu menjadi sinyal bahwa Brighton tetap memiliki daya ledak meski menghadapi jadwal padat.

Di Conference League, Brighton sempat ditahan Tromso 0-0 pada leg pertama. Namun, ketika bermain di kandang, mereka membalas dengan kemenangan telak 4-0 untuk memastikan tempat di fase liga.

Charalampos Kostoulas, De Cuyper, Mats Wieffer, dan Olivier Boscagli menjadi pencetak gol Brighton. Artinya, Chelsea menghadapi tim yang bukan hanya sedang percaya diri, tetapi juga memiliki distribusi gol yang cukup merata.

Brighton Punya Rekor Mengkhawatirkan bagi Chelsea

Ada satu statistik yang membuat Chelsea patut waspada. Brighton memenangkan empat pertemuan terakhir melawan Chelsea di semua kompetisi. Salah satunya terjadi April lalu ketika Brighton menang 3-0 di Amex. Sebelumnya, mereka juga mencuri kemenangan dramatis 3-1 di Stamford Bridge pada September.

Dalam pertandingan tersebut, Chelsea harus bermain dengan 10 orang setelah Trevoh Chalobah mendapat kartu merah. Danny Welbeck kemudian menjadi mimpi buruk tuan rumah setelah mencetak dua gol pada masa tambahan waktu.

Meski demikian, sejarah keseluruhan masih berpihak kepada Chelsea. Dari 27 pertemuan kedua tim di semua kompetisi, Chelsea menang 16 kali, Brighton enam kali, sementara lima pertandingan lainnya berakhir imbang.

Persoalannya, statistik masa lalu tidak selalu bisa menjadi jaminan. Terlebih, Brighton belakangan justru mampu membuat Stamford Bridge seperti rumah kedua.

Kabar Skuad Chelsea

Chelsea berharap Moises Caicedo dapat kembali bermain menghadapi mantan klubnya. Gelandang Ekuador itu absen dalam kemenangan atas Fulham dan Luton Town akibat cedera saat latihan.

Marco Palestra masih menepi karena masalah kebugaran berbeda. Sementara itu, Jordan Henderson melanjutkan pemulihan cedera pergelangan tangan yang dialaminya ketika merayakan kemenangan Inggris atas Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia.

Wesley Fofana juga sudah bisa dimainkan setelah menjalani hukuman akibat kartu merah yang diterimanya pada pertandingan terakhir musim lalu melawan Sunderland.

Situasi Enzo Fernandez masih menarik perhatian. Sang gelandang terus dikaitkan dengan Manchester City di tengah rumor transfer. Alonso berpotensi kembali tidak memasukkannya dalam skuad pertandingan.

Robert Sanchez diperkirakan tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar. Namun, performanya ketika menghadapi Fulham membuat posisi jangka panjangnya mulai mendapat sorotan.

Perkiraan Starting XI Chelsea: Sanchez; Fofana, Lacroix, Colwill; Gusto, Caicedo, James, Chavarria; Palmer, Rogers; Joao Pedro.

Kabar Skuad Brighton

Brighton juga memiliki sejumlah persoalan kebugaran. Jack Hinshelwood diragukan tampil setelah mengalami cedera dalam latihan yang membuatnya absen ketika Brighton menghadapi Tromso. Jika tidak fit, Matt O'Riley berpeluang menggantikannya.

Georginio Rutter juga belum sepenuhnya aman untuk bermain setelah menggunakan sepatu pelindung sejak pertandingan melawan Aston Villa.

Jika Rutter absen, Brighton memiliki beberapa pilihan di lini depan, termasuk Charalampos Kostoulas dan pemain pinjaman baru Promise David.

Sementara itu, Yankuba Minteh, Kaoru Mitoma, Stefanos Tzimas, dan Evan Ferguson masih menjadi bagian dari daftar pemain yang harus menepi dalam jangka panjang.

Perkiraan Starting XI Brighton: Verbruggen; Kadioglu, Boscagli, Dunk, Vuskovic; Wieffer, Ayari; Gomez, Gross, De Cuyper; Kostoulas.

Prediksi skor: Chelsea 2-2 Brighton & Hove Albion.

Pertandingan di Stamford Bridge berpotensi menjadi duel terbuka. Chelsea memiliki lini depan yang sedang menemukan ritme, sedangkan Brighton datang dengan produktivitas gol yang mengesankan. Kondisi tersebut membuat pertandingan sulit diprediksi jika kedua tim sama-sama mampu mempertahankan agresivitas seperti pada laga-laga sebelumnya.

Chelsea tentu ingin memutus dominasi Brighton dalam empat pertemuan terakhir. Kehadiran pemain seperti Cole Palmer, Morgan Rogers, dan Joao Pedro memberikan ancaman besar di lini depan.

Di sisi lain, Brighton memiliki kecepatan dan keberanian untuk menekan lawan. Rekor mereka dalam pertemuan terbaru dengan Chelsea juga dapat menjadi modal psikologis penting.

Namun, faktor Stamford Bridge dan momentum positif di bawah Alonso membuat Chelsea sedikit lebih layak diunggulkan.

Duel ini diperkirakan berlangsung ketat. Chelsea mungkin memiliki keuntungan bermain di kandang, tetapi Brighton telah menunjukkan bahwa mereka tidak mudah gentar ketika menghadapi The Blues.

Jika Chelsea ingin benar-benar menunjukkan bahwa era Alonso membawa perubahan, kemenangan atas Brighton akan menjadi pernyataan penting. Sebaliknya, jika The Seagulls kembali mencuri poin, tekanan terhadap Chelsea justru bisa kembali muncul meski awal musim mereka terlihat menjanjikan. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
chelsea vs brighton prediksi Chelsea Brighton brighton & hove albion liga inggris xabi alonso