RADAR BANYUWANGI — Arsenal tak mendapat jalan mudah untuk kembali melangkah jauh di Liga Champions 2026–2027. Finalis musim lalu itu langsung mendapat paket lawan kelas berat: Real Madrid dan Bayern Muenchen, ditambah Borussia Dortmund, Napoli, hingga Real Betis.
Hasil pengundian fase liga Liga Champions 2026–2027 di Grimaldi Forum, Monako, Kamis (27/8/2026) pukul 23.00 WIB, menempatkan Arsenal dalam delapan pertandingan yang diprediksi menguras tenaga. Empat laga akan dimainkan di Emirates Stadium, sementara empat lainnya berlangsung di kandang lawan.
Di kandang, Arsenal akan menjamu Real Madrid, Borussia Dortmund, Lille, dan Sabah FK. Sementara dalam laga tandang, skuad Mikel Arteta harus bertamu ke markas Bayern Muenchen, Real Betis, Napoli, dan Slavia Praha.
Komposisi tersebut membuat perjalanan Arsenal menuju fase gugur bakal menarik untuk disimak. Bukan hanya karena nama-nama besar yang menunggu, tetapi juga karena The Gunners kembali dipertemukan dengan Real Madrid, klub yang pernah mereka singkirkan secara meyakinkan.
Arsenal Punya Memori Manis Lawan Real Madrid
Duel melawan Real Madrid menjadi salah satu laga yang paling menyita perhatian. Arsenal memiliki catatan impresif ketika berhadapan dengan raksasa Spanyol tersebut di Liga Champions.
The Gunners belum pernah kalah dalam empat pertemuan kontra Los Blancos di kompetisi elite Eropa itu. Bahkan, pada perempat final Liga Champions 2024–2025, Arsenal mampu menyingkirkan Real Madrid dengan kemenangan agregat 5-1.
Catatan tersebut tentu menjadi modal psikologis. Namun, Arsenal tak bisa terlalu lama bernostalgia.
Real Madrid kini datang dengan wajah berbeda. Salah satu perubahan paling menarik adalah kehadiran Jose Mourinho sebagai pelatih.
Nama Mourinho tentu bukan sosok asing bagi Arsenal. Pelatih asal Portugal itu memiliki sejarah panjang dengan klub-klub Premier League, termasuk Chelsea dan Tottenham Hotspur yang pernah menjadi rival The Gunners.
Pertemuan Arsenal dan Madrid pun berpotensi menjadi salah satu duel paling menarik pada fase liga musim ini.
Thierry Henry: Semoga Arsenal Juara
Legenda Arsenal, Thierry Henry, turut memberikan komentar setelah undian selesai. Henry melihat susunan awal perjalanan Arsenal cukup menjanjikan meski terdapat sejumlah lawan berat.
"Sejujurnya, awal turnamen terlihat bagus. Semoga kami bisa menjadi juara. Mari kita lihat," tutur Henry.
Ia kemudian melontarkan candaan terkait tantangan yang akan dihadapi Arsenal.
"Saya akan mencoba berbicara dengan Mikel [Arteta]," ujarnya.
Ucapan Henry menggambarkan satu hal: Arsenal memang memperoleh undian yang penuh tantangan, tetapi peluang untuk berbicara banyak di Liga Champions tetap terbuka.
Delapan Lawan Arsenal di Fase Liga
Format fase liga membuat Arsenal harus menjalani delapan pertandingan melawan delapan lawan berbeda. Tidak ada fase grup tradisional seperti era sebelumnya.
Rinciannya, Arsenal akan menjalani empat pertandingan kandang melawan:
-
Real Madrid
-
Borussia Dortmund
-
Lille
-
Sabah FK
Sedangkan empat pertandingan tandang Arsenal adalah:
-
Bayern Muenchen
-
Real Betis
-
Napoli
-
Slavia Praha
Laga melawan Bayern Muenchen dan Napoli menjadi tantangan besar ketika Arsenal harus bermain di luar kandang. Di sisi lain, kehadiran Real Madrid dan Dortmund di Emirates membuat laga kandang The Gunners juga tak kalah berat.
Menariknya, Sabah FK menjadi salah satu nama yang mencuri perhatian karena berstatus debutan di Liga Champions.
Dengan komposisi tersebut, Arsenal membutuhkan konsistensi sejak pertandingan pertama. Setiap poin akan penting dalam menentukan posisi mereka di klasemen fase liga dan peluang melaju ke babak berikutnya.
Bagi Arsenal, targetnya jelas: setelah menjadi finalis musim lalu, mereka tak ingin kembali berhenti hanya satu langkah dari trofi.
Kini, jalan menuju gelar Liga Champions kembali terbuka. Namun, di depan mereka sudah berdiri Real Madrid, Bayern Muenchen, Dortmund, Napoli, dan sederet lawan yang siap menguji seberapa jauh The Gunners benar-benar berkembang. (*)
Editor : Ali Sodiqin