Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade: Misi Comeback Tiga Gol di Doosan Arena

Niklaas Andries • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:34 WIB
MISI MENANG: Viktoria Plzen usung ambisi comeback di kualifikasi Liga Europa (Viktoria Plzen)
MISI MENANG: Viktoria Plzen usung ambisi comeback di kualifikasi Liga Europa (Viktoria Plzen)

RADARBANYUWANGI.ID - Viktoria Plzen menghadapi tantangan nyaris mustahil saat menjamu Red Star Belgrade pada leg kedua playoff Liga Europa 2026-2027 di Doosan Arena, Kamis malam. Tertinggal tiga gol dari pertemuan pertama membuat wakil Republik Ceko itu tidak hanya membutuhkan kemenangan, tetapi juga keajaiban untuk membalikkan keadaan.

Red Star Belgrade datang dengan modal kemenangan 3-0 pada leg pertama di Serbia. Keunggulan tersebut membuat klub raksasa Serbia itu berada di ambang kelolosan ke fase liga Liga Europa.

Namun, pertandingan belum sepenuhnya selesai. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Plzen masih memiliki peluang untuk membuat laga berubah menjadi drama besar.

Pelatih Baru Plzen Dihadapkan Tugas Berat

Pertandingan ini sekaligus menjadi awal era baru Viktoria Plzen di bawah pelatih Radoslav Kovac. Pelatih berusia 46 tahun tersebut ditunjuk pada Minggu, hanya dua hari setelah Martin Hysky diberhentikan dari jabatannya.

Kovac datang ketika kondisi Plzen sedang tidak ideal. Dalam lima pertandingan kompetitif pertama musim 2026-2027, mereka hanya meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.

Posisi mereka di klasemen Liga Ceko pun masih jauh dari harapan. Plzen berada di peringkat ke-12 setelah gagal memenangkan tiga pertandingan pembuka sebelum akhirnya mengalahkan Zlin 3-2 di kandang.

Kemenangan tersebut sempat memberi angin segar. Namun, lima hari kemudian, harapan itu kembali meredup setelah mereka dihantam Red Star dengan skor telak 0-3.

Kini, Kovac memiliki pekerjaan ganda. Ia harus membangkitkan mental pemain sekaligus menemukan formula taktik yang mampu menghasilkan setidaknya tiga gol tanpa kebobolan.

Tugas itu sangat berat karena belum pernah ada klub dalam sejarah kualifikasi kompetisi ini yang mampu membalikkan defisit tiga gol dari leg pertama.

Red Star Belgrade Tak Datang untuk Bertahan Total

Red Star memiliki alasan kuat untuk percaya diri. Setelah menghancurkan Plzen pada leg pertama, mereka kembali meraih kemenangan meyakinkan di kompetisi domestik dengan mengalahkan Cukaricki 4-0 pada Minggu. Hasil tersebut menjaga catatan sempurna Red Star di kasta tertinggi sepak bola Serbia.

Target besar mereka musim ini adalah meraih gelar liga ke-10 secara beruntun. Namun, sebelum memikirkan dominasi domestik, Red Star ingin memastikan tiket menuju fase liga Liga Europa.

Klub Serbia itu juga memiliki pengalaman bagus pada babak kualifikasi terakhir Liga Europa. Mereka sebelumnya berhasil melewati Cluj pada musim 2021-2022, Ararat-Armenia pada 2020-2021, serta Krasnodar pada 2017-2018.

Pelatih Albert Riera tentu tidak ingin anak asuhnya terlena dengan keunggulan agregat tiga gol. Sebab, satu gol cepat dari Plzen dapat mengubah atmosfer pertandingan secara drastis.

Meski demikian, posisi Red Star sangat menguntungkan. Hasil imbang sudah cukup untuk memastikan kelolosan. Bahkan, kekalahan dengan selisih satu atau dua gol masih membawa mereka ke fase liga.

Plzen Harus Menyerang Sejak Menit Awal

Secara taktik, Plzen tidak memiliki banyak pilihan. Mereka harus mengambil inisiatif sejak awal. Gol pertama menjadi kunci. Jika mampu mencetak gol cepat, tekanan akan beralih kepada Red Star. Sebaliknya, semakin lama skor tetap 0-0, semakin besar keuntungan psikologis berada di tangan tim tamu.

Kovac diperkirakan melakukan sejumlah perubahan dibandingkan leg pertama. Matej Vydra dan Christophe Kabongo bersaing dengan Prince Adu untuk mengisi lini depan, sementara Patrik Hrosovsky diproyeksikan menjadi pengatur tempo dari lini tengah.

Masalahnya, bermain terlalu agresif juga dapat menjadi bumerang. Red Star memiliki pemain-pemain cepat yang berbahaya ketika memperoleh ruang dalam serangan balik.

Artinya, Plzen harus menyerang dengan intensitas tinggi tanpa kehilangan struktur pertahanan. Satu gol Red Star berpotensi membuat misi tuan rumah semakin sulit karena Plzen kemudian membutuhkan lima gol untuk menang agregat.

Red Star Siap Mengandalkan Serangan Balik

Dari kubu Red Star, Riera memiliki keuntungan berupa kedalaman skuad. Beberapa pemain utama bahkan disimpan dalam kemenangan atas Cukaricki.

Rade Krunic berpeluang kembali ke lini tengah untuk memberikan perlindungan lebih kuat di depan empat bek.

Di lini serang, Osman Bukari, Marko Arnautovic, dan Muhammed Cham diperkirakan kembali tampil setelah diistirahatkan pada akhir pekan.

Sementara itu, kapten Mirko Ivanic menjadi salah satu pemain yang patut mendapat perhatian khusus. Ia mencetak dua gol pada leg pertama dan kembali diperkirakan tampil di lini tengah.

Dengan keunggulan tiga gol, Red Star tidak perlu memaksakan permainan terbuka. Mereka dapat membiarkan Plzen mengambil risiko, kemudian menghukum ruang yang ditinggalkan melalui serangan balik.

Berita Tim Viktoria Plzen

Kovac mendapat kabar relatif positif mengenai kondisi skuadnya. Hanya Vaclav Jemelka yang mengalami cedera lutut dan Jan Paluska karena masalah pada pangkal paha.

Kondisi tersebut memberikan keleluasaan bagi pelatih baru Plzen untuk menerapkan pendekatan taktisnya sejak pertandingan pertama.

Perkiraan susunan pemain Viktoria Plzen: Wiegele; Prebsl, Dweh, Krcik, Doski; Hrosovsky, Cerv; Memic, Visinsky, Souare; Kabongo.

Berita Tim Red Star Belgrade

Red Star memiliki kedalaman skuad yang lebih menguntungkan. Krunic kemungkinan kembali menjadi jangkar lini tengah, sedangkan trio Bukari, Arnautovic, dan Cham diproyeksikan mengisi lini depan. Ivanic juga diperkirakan kembali dipercaya setelah tampil gemilang pada leg pertama.

Perkiraan susunan pemain Red Star Belgrade: Matheus; Luckassen, Veljkovic, Erakovic, Seol; Ivanic, Krunic, Kostov; Bukari, Arnautovic, Cham.

Rekor Form Menjelang Pertandingan

Viktoria Plzen

Liga Europa: Kalah

Semua kompetisi: Kalah, Imbang, Imbang, Menang, Kalah

Red Star Belgrade

Liga Europa: Menang

Semua kompetisi: Kalah, Menang, Kalah, Menang, Menang

Prediksi skor: Viktoria Plzen 2-2 Red Star Belgrade.

Secara matematis, Plzen masih memiliki peluang. Tetapi secara historis, psikologis, dan taktis, Red Star berada dalam posisi yang jauh lebih nyaman.

Dukungan publik Doosan Arena dapat mendorong Plzen tampil agresif sejak awal. Kovac juga akan berharap timnya menemukan gol pembuka secepat mungkin untuk menghidupkan kembali keyakinan di dalam stadion.

Namun, mengejar tiga gol membuat Plzen harus mengambil risiko besar. Celah di lini belakang hampir pasti muncul ketika mereka menaikkan garis serangan.

Red Star memiliki kualitas yang cukup untuk memanfaatkan situasi tersebut. Karena itu, pertandingan kedua diprediksi berlangsung terbuka dan menghasilkan banyak peluang.

Dengan hasil tersebut, Red Star Belgrade tetap lolos ke fase liga Liga Europa dengan kemenangan agregat 5-2.

Bagi Plzen, pertandingan ini bisa menjadi awal era Kovac meski gagal melaju. Sementara bagi Red Star, hasil imbang akan menjadi bukti bahwa kemenangan 3-0 pada leg pertama bukan sekadar keberuntungan, melainkan fondasi kuat untuk melanjutkan perjalanan di Eropa. (*)

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Liga Europa 2026-2027 Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade Prediksi Viktoria Plzen vs Red Star Susunan pemain Viktoria Plzen Susunan pemain Red Star Belgrade