RADARBANYUWANGI.ID – Mjallby AIF bertekad memaksimalkan keuntungan bermain di kandang saat menjamu Slovan Bratislava pada leg pertama putaran ketiga Kualifikasi Liga Champions 2026-2027 di Strandvallen, Selasa (5/8) waktu setempat.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama datang dengan modal positif dari babak sebelumnya. Mjallby berhasil melangkah ke putaran ketiga setelah menyingkirkan Lincoln Red Imps.
Kemenangan meyakinkan 3-0 pada leg pertama di Hallevik menjadi fondasi utama sebelum mereka bermain imbang tanpa gol di Gibraltar pada leg kedua.
Hasil tersebut menandai awal yang menggembirakan bagi perjalanan Eropa perdana klub asal Swedia tersebut setelah musim lalu mencetak sejarah dengan meraih gelar Allsvenskan pertama di bawah arahan Anders Torstensson.
Namun, keberhasilan di kompetisi Eropa belum sepenuhnya mampu menutupi performa domestik yang mengecewakan. Sejak pergantian pelatih kepada Karl Marius Aksum, performa Mjallby justru mengalami penurunan cukup tajam.
Klub yang bermarkas di Strandvallen itu kini tercecer di peringkat ke-11 klasemen Allsvenskan. Mereka tertinggal 21 poin dari pemuncak klasemen Sirius dan terpaut delapan angka dari zona kompetisi Eropa.
Lebih mengkhawatirkan lagi, Mjallby belum mampu meraih kemenangan dalam tujuh laga liga terakhir dengan catatan empat hasil imbang dan tiga kekalahan.
Bahkan, kemenangan atas Lincoln menjadi satu-satunya kemenangan mereka dalam sembilan pertandingan kompetitif terakhir. Meski demikian, hasil tersebut sekaligus mengakhiri puasa kemenangan di kandang yang sempat berlangsung selama tiga pertandingan.
Momentum itulah yang ingin dimanfaatkan Mjallby ketika kembali tampil di hadapan pendukungnya. Di sisi lain, Slovan Bratislava datang dengan pengalaman yang jauh lebih matang di pentas Eropa.
Klub raksasa Slovakia tersebut membidik tiket ke fase utama Liga Champions untuk ketiga kalinya sekaligus kedua dalam tiga musim terakhir setelah sebelumnya tampil pada fase liga musim 2024-2025.
Langkah Slovan menuju putaran ketiga juga ditentukan oleh kemenangan tandang. Mereka mengalahkan Iberia 1999 dengan agregat 3-1 setelah menang 2-0 di Tbilisi sebelum bermain imbang 1-1 pada leg kedua. Menariknya, keberhasilan tersebut menjadi kemenangan kompetitif pertama Yaya Toure sebagai pelatih kepala sejak ditunjuk pada Juni lalu.
Legenda Manchester City itu langsung memberikan dampak besar bagi permainan Slovan. Dalam empat pertandingan kompetitif di bawah kepemimpinannya, Slovan membukukan tiga kemenangan dan satu hasil imbang.
Mereka bahkan membuka kompetisi Liga Slovakia dengan dua kemenangan beruntun, yakni menghajar Banska Bystrica 4-0 sebelum kembali menang telak 3-0 atas Podbrezova akhir pekan lalu. Rangkaian hasil positif tersebut membawa Slovan ke puncak klasemen sekaligus mempertegas ambisi mempertahankan gelar liga kedelapan secara beruntun.
Tidak hanya tajam di lini depan dengan koleksi 10 gol dalam empat laga, pertahanan mereka juga tampil solid setelah hanya kebobolan satu gol serta mencatat tiga clean sheet. Meski demikian, Slovan tetap memiliki catatan yang perlu diwaspadai.
Musim lalu perjalanan mereka di Liga Champions justru terhenti pada putaran ketiga kualifikasi setelah disingkirkan debutan asal Kazakhstan, Kairat Almaty. Pengalaman pahit tersebut dipastikan menjadi motivasi tambahan agar kesalahan serupa tidak kembali terulang.
Performa Terbaru Kedua Tim
Mjallby AIF (semua kompetisi): Imbang- Kalah- Imbang- Menang- Kalah- Imbang
Liga Champions: Menang- Imbang
Slovan Bratislava (semua kompetisi): Menang- Menang- Imbang- Menang
Liga Champions: Menang- Imbang-
Kondisi Skuad
Mjallby tidak mendapatkan tambahan pemain cedera maupun skorsing setelah lawatan ke Gibraltar.
Namun, Timo Stavitski masih diragukan tampil karena belum pulih sepenuhnya dari cedera punggung. Pelatih Karl Marius Aksum diperkirakan kembali mempertahankan formasi 3-4-3 yang sukses mengantar tim lolos dari putaran sebelumnya.
Jacob Bergstrom akan menjadi ujung tombak serangan setelah mencetak gol pada leg pertama melawan Lincoln. Sementara itu, Aki Samuelsen yang memborong dua gol pada pertandingan tersebut hampir pasti kembali dipercaya mengisi sektor sayap kanan.
Di kubu Slovan Bratislava, Yaya Toure kemungkinan kembali melakukan rotasi pemain seperti pada beberapa laga awal musim. Persaingan di posisi penjaga gawang antara Aleksandar Popovic dan Dominik Takac masih terbuka.
Alen Mustafic berpeluang masuk sebagai starter setelah mencetak dua gol sebagai pemain pengganti pada laga terakhir. Rahim Ibrahim juga berpeluang kembali dimainkan sejak menit awal setelah ikut menyumbang gol.
Sementara itu, Tigran Barseghyan dan Nino Marcelli masih dibekap cedera. Adapun Andraz Sporar masih diragukan tampil karena telah absen dalam tiga pertandingan terakhir.
Prediksi Susunan Pemain
Mjallby AIF (3-4-3): Wallinder; Iqbal, Svanberg, Pettersson; Nielsen, Gustavsson, Leandersson, Stroud; Samuelsen, Bergstrom, Youssef.
Slovan Bratislava (3-5-2): Takac; Cruz, Bajric, Wimmer; Ibrahim, Pokorny, Mustafic, Medvedev, Maros; Kukharevych, Yirajang.
Prediksi Skor: Mjallby AIF 1-1 Slovan Bratislava.
Pertandingan ini mempertemukan dua tim dengan karakter berbeda. Mjallby mengandalkan kekuatan kolektivitas dan dukungan publik Strandvallen, sedangkan Slovan membawa pengalaman lebih matang serta kepercayaan diri tinggi setelah awal musim yang impresif.
Secara statistik, Slovan memang lebih stabil. Mereka produktif mencetak gol sekaligus sangat disiplin dalam bertahan. Sebaliknya, Mjallby masih kesulitan menjaga konsistensi di kompetisi domestik.
Namun, performa Liga Champions memperlihatkan wajah berbeda dari wakil Swedia tersebut. Bermain di kandang menjadi faktor penting yang dapat menyeimbangkan kualitas kedua tim.
Karena itu, leg pertama diperkirakan berlangsung dengan tempo hati-hati. Kedua tim akan berusaha menghindari kesalahan fatal sambil menjaga peluang sebelum melakoni laga penentuan di Slovakia.
Hasil imbang dinilai menjadi skenario paling realistis mengingat kualitas kedua tim cukup berimbang dan sama-sama memiliki modal kuat ketika bermain pada leg pertama babak sebelumnya. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi