RADARBANYUWANGI.ID - Persaingan Arsenal dan Liverpool di bursa transfer musim panas tak hanya terjadi dalam perebutan pemain mapan. Kali ini, dua raksasa Premier League itu saling sikut demi mendapatkan tanda tangan wonderkid Meksiko, Gilberto Mora, gelandang serang berusia 17 tahun yang tampil mencuri perhatian di Piala Dunia 2026.
Laporan dari Meksiko menyebut Arsenal kini berada di posisi terdepan untuk memenangkan perburuan talenta yang digadang-gadang sebagai masa depan sepak bola Amerika Utara tersebut.
Arsenal kembali menunjukkan keseriusannya membangun fondasi jangka panjang di bawah asuhan Mikel Arteta. Setelah beberapa musim sukses merekrut pemain muda potensial, The Gunners kini dikabarkan memimpin persaingan dengan Liverpool untuk mengamankan jasa Gilberto Mora dari Club Tijuana.
Media di Meksiko melaporkan Arsenal telah unggul dalam negosiasi dibandingkan Liverpool. Jika The Reds ingin membalikkan keadaan, mereka harus meningkatkan proposal yang diajukan kepada klub asal Liga MX tersebut.
Perkembangan terbaru diperkirakan akan segera terjadi seiring meningkatnya minat sejumlah klub elite Eropa setelah Mora tampil mengesankan bersama tim nasional Meksiko di Piala Dunia 2026.
Debut di Usia 15 Tahun, Langsung Pecahkan Rekor
Nama Gilberto Mora sebenarnya sudah menjadi pembicaraan sejak dua tahun terakhir. Ia menjalani debut profesional bersama Club Tijuana pada Agustus 2024 saat baru berusia 15 tahun, 10 bulan, dan lima hari. Masuk sebagai pemain pengganti, Mora langsung mencatatkan assist dalam pertandingan pertamanya.
Catatan tersebut membuatnya menjadi:
Debutan termuda sepanjang sejarah Club Tijuana.
Pemain termuda yang menciptakan assist di Liga MX.
Kariernya kemudian melesat sangat cepat. Mora dipercaya mengenakan nomor punggung 10 di level klub dan berhasil menembus skuad senior tim nasional Meksiko meski usianya masih sangat muda.
Mesin Pemecah Rekor Sepak Bola Meksiko
Gilberto Mora bukan sekadar pemain muda berbakat. Ia telah mengoleksi sederet rekor bergengsi, antara lain:
Pemain termuda dalam sejarah Liga MX.
Pencetak gol termuda Liga MX.
Pemain termuda yang pernah memperkuat tim nasional senior Meksiko.
Pemain termuda yang masuk skuad Piala Dunia dengan format baru 48 peserta pada edisi 2026.
Prestasi tersebut memperkuat statusnya sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di dunia.
Bersinar di Piala Dunia U-20 dan Piala Dunia Senior
Performa Mora semakin meyakinkan sepanjang dua turnamen besar yang diikutinya. Pada Piala Dunia U-20 2025, ia menjadi motor serangan Meksiko dengan kontribusi luar biasa.
Mora mencatat:
Satu assist saat menghadapi Brasil.
Dua gol ke gawang Spanyol.
Gol kemenangan melawan Maroko yang kemudian menjadi juara dunia.
Tambahan satu assist pada babak gugur saat menghadapi Cile.
Penampilan impresif tersebut berlanjut di Piala Dunia 2026.
Pelatih Meksiko Javier Aguirre bahkan memberikan kepercayaan besar kepada Mora sebagai starter saat menghadapi Ekuador pada babak 32 besar dan Inggris pada babak 16 besar. Keputusan itu terbilang luar biasa mengingat Mora bahkan belum genap berusia 18 tahun.
Gaya Bermain yang Matang di Usia Belia
Meski memiliki postur tubuh yang tidak besar, Mora dikenal sebagai gelandang serang yang berani mengambil risiko.
Ia nyaman menguasai bola di ruang sempit, memiliki visi bermain yang matang, agresif saat menyerang, serta tidak ragu melepaskan tembakan ketika peluang terbuka.
Yang paling menonjol adalah mentalitasnya. Mora tidak takut menghadapi duel fisik meski berhadapan dengan pemain-pemain senior yang jauh lebih berpengalaman.
Karakter inilah yang membuat banyak pemandu bakat Eropa menilai perkembangannya jauh melampaui rata-rata pemain seusianya.
Arsenal Unggul karena Punya Jalur Pengembangan Pemain Muda
Bagi Arsenal, perekrutan Mora lebih merupakan investasi jangka panjang daripada solusi instan untuk tim utama.
Skuad Arteta saat ini sudah dipenuhi pemain ofensif berkualitas sehingga Mora kemungkinan akan diproyeksikan berkembang secara bertahap sebelum menjadi pemain inti. Namun justru di sinilah Arsenal memiliki nilai tambah.
Dalam beberapa tahun terakhir, klub London Utara itu berhasil membangun reputasi sebagai tempat ideal bagi pemain muda untuk berkembang melalui jalur yang jelas menuju tim utama. Faktor tersebut diyakini menjadi keunggulan Arsenal dibanding Liverpool dalam perburuan Mora.
Apabila transfer ini berhasil diwujudkan, Arsenal berpotensi mengamankan salah satu talenta paling menjanjikan yang lahir dari Amerika Utara dalam beberapa tahun terakhir.
Sementara bagi Liverpool, kegagalan mendapatkan Mora bisa menjadi kehilangan besar, mengingat pemain berusia 17 tahun tersebut diprediksi memiliki nilai pasar yang akan melonjak drastis apabila terus mempertahankan performanya di level internasional. (*)
Editor : Niklaas Andries