Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jepang Vs Swedia: Pertaruhan Tiket Babak Gugur dan Momentum Samurai Biru

Ali Sodiqin • Kamis, 25 Juni 2026 | 19:30 WIB
Jepang dan Swedia berebut tiket lolos ke babak 32 besar Piala Dunia, Dallas jadi saksi penentuan. (ChatGPT)
Jepang dan Swedia berebut tiket lolos ke babak 32 besar Piala Dunia, Dallas jadi saksi penentuan. (ChatGPT)

RADARBANYUWANGI.ID – Jepang dan Swedia akan menjalani pertandingan yang bisa menentukan nasib mereka di Piala Dunia 2026 saat bertemu pada laga terakhir Grup F di Dallas Stadium, Arlington, Texas, Jumat (26/6/2026) pukul 06.00 WIB. Bagi kedua tim, pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pertaruhan untuk mengamankan langkah menuju fase gugur.

Jepang saat ini menempati posisi kedua klasemen Grup F dengan empat poin, sedangkan Swedia berada tepat di bawahnya dengan koleksi tiga angka. Situasi tersebut membuat duel ini menjadi salah satu laga paling menarik pada penutupan fase grup.

Samurai Biru datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah mencatat kemenangan telak 4-0 atas Tunisia pada pertandingan sebelumnya. Hasil itu tidak hanya memperbesar peluang lolos, tetapi juga menegaskan status Jepang sebagai salah satu tim Asia paling konsisten sepanjang turnamen.

Tim besutan Hajime Moriyasu menunjukkan perkembangan signifikan setelah sempat ditahan imbang pada laga pembuka. Mereka tampil lebih agresif, lebih efektif dalam transisi menyerang, dan mampu memaksimalkan peluang yang tercipta.

Salah satu sosok yang paling menonjol adalah Ayase Ueda. Penyerang Feyenoord tersebut menjadi bintang kemenangan atas Tunisia setelah mencetak dua gol dan menyumbang satu assist. Ketajamannya membuat lini depan Jepang semakin berbahaya menjelang duel penting melawan Swedia.

Selain Ueda, Daichi Kamada juga tampil impresif. Gelandang serang yang sebelumnya mencetak gol tercepat Jepang dalam sejarah Piala Dunia itu kini telah mengoleksi dua gol sepanjang turnamen. Kombinasi keduanya menjadi senjata utama Samurai Biru dalam memburu kemenangan.

Meski berada dalam posisi lebih menguntungkan, Jepang tidak bisa lengah. Mereka masih memiliki persoalan kebugaran pemain. Takefusa Kubo masih menjalani pemulihan cedera lutut yang dialaminya saat menghadapi Belanda, sementara Shuto Machino belum pulih sepenuhnya dari sakit.

Di kubu lawan, Swedia datang dengan misi bangkit setelah menelan kekalahan telak dari Belanda. Blagult dipaksa menyerah dengan skor 0-3 dalam pertandingan yang mengakhiri momentum positif mereka.

Kekalahan tersebut terasa kontras karena pada laga sebelumnya Swedia tampil luar biasa ketika membantai Tunisia 5-1. Hasil itu menunjukkan bahwa tim asuhan Graham Potter tetap memiliki kualitas untuk memberikan ancaman kepada siapa pun di Grup F.

Harapan terbesar Swedia bertumpu pada duet Viktor Gyokeres dan Alexander Isak. Keduanya dikenal memiliki kombinasi kecepatan, kekuatan fisik, dan insting mencetak gol yang dapat merepotkan pertahanan Jepang.

Potter diyakini akan meminta anak asuhnya melupakan hasil buruk kontra Belanda dan fokus pada peluang yang masih terbuka lebar. Dengan tiga poin di tangan, kemenangan atas Jepang akan menjadi jalan paling aman untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya.

Secara historis, pertemuan kedua tim berlangsung cukup berimbang. Dalam empat perjumpaan sebelumnya, Jepang belum pernah mengalahkan Swedia. Namun, tren performa terkini membuat Samurai Biru memiliki alasan kuat untuk percaya diri.

Moriyasu diperkirakan tetap mempertahankan identitas permainan Jepang yang mengandalkan pressing cepat, organisasi tim yang disiplin, dan serangan balik efektif. Sementara Swedia kemungkinan mengandalkan permainan langsung serta eksploitasi duel udara melalui Gyokeres dan Isak.

Pertandingan ini berpotensi berlangsung ketat sejak menit awal. Jepang memiliki momentum dan kestabilan permainan, sedangkan Swedia membawa motivasi besar untuk membalas kekalahan terakhir mereka.

Dengan tiket fase gugur yang masih diperebutkan, duel di Dallas Stadium diprediksi menjadi salah satu laga paling menentukan di Grup F. Jepang ingin melanjutkan tren positif dan mengukuhkan diri sebagai kekuatan baru Asia, sementara Swedia bertekad membuktikan bahwa mereka masih layak bersaing di panggung terbesar sepak bola dunia.

Perkiraan Susunan Pemain

Jepang (3-4-3):
Zion Suzuki; Takehiro Tomiyasu, Ko Itakura, Hiroki Ito; Ritsu Doan, Daichi Kamada, Kaishu Sano, Keito Nakamura; Junya Ito, Ayase Ueda, Ao Tanaka.

Pelatih: Hajime Moriyasu.

Swedia (3-5-2):
Kristoffer Nordfeldt; Gustaf Lagerbielke, Isak Hien, Victor Lindelof; Alexander Bernhardsson, Yasin Ayari, Jesper Karlstrom, Benjamin Nygren, Gabriel Gudmundsson; Viktor Gyokeres, Alexander Isak.

Pelatih: Graham Potter.

Prediksi Skor

Jepang memiliki momentum lebih baik dan organisasi permainan yang lebih stabil. Namun, kualitas individu lini depan Swedia membuat pertandingan diperkirakan berlangsung ketat hingga menit akhir.

Prediksi: Jepang 2-1 Swedia.

Editor : Ali Sodiqin
#Grup F #Jepang vs Swedia #piala dunia 2026 #Ayase Ueda #samurai biru