Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Debutan Yordania Hadapi Ujian Berat Grup J, Hadapi Austria di Panggung Piala Dunia Setelah 28 Tahun

Niklaas Andries • Senin, 15 Juni 2026 | 13:07 WIB
DUEL KUDA HITAM: Yordania akan hadapi Austria di Grup J Piala Dunia 2026
DUEL KUDA HITAM: Yordania akan hadapi Austria di Grup J Piala Dunia 2026

RADARBANYUWANGI.ID - Austria memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Yordania pada pertandingan Grup J yang berlangsung di San Francisco Bay Area Stadium, Rabu waktu setempat. Pertandingan ini menjadi momen bersejarah bagi kedua negara dengan latar belakang yang berbeda.

Bagi Austria, turnamen ini menandai kembalinya mereka ke putaran final Piala Dunia setelah terakhir kali tampil pada edisi 1998. Sementara itu, Yordania mencatat sejarah baru dengan tampil untuk pertama kalinya di putaran final ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Austria Datang dengan Modal Meyakinkan

Austria tampil impresif sepanjang babak kualifikasi zona Eropa. Tim asuhan Ralf Rangnick berhasil menjuarai Grup H setelah mengoleksi enam kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya satu kekalahan dari delapan pertandingan.

Salah satu momen penting terjadi pada laga terakhir saat Austria menahan imbang Bosnia dan Herzegovina 1-1. Gol penyama kedudukan yang dicetak Michael Gregoritsch pada menit ke-77 memastikan Austria finis di puncak klasemen sekaligus mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026.

Performa positif tersebut berlanjut dalam rangkaian pertandingan uji coba menjelang turnamen. Austria sukses menyapu bersih tiga laga persahabatan dengan kemenangan meyakinkan atas Ghana (5-1), Korea Selatan (1-0), dan Tunisia (1-0).

Hasil tersebut membuat Austria memasuki laga pembuka Grup J dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka membawa catatan tiga kemenangan beruntun dan tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Target Austria jelas: meraih tiga poin sejak pertandingan pertama. Pasalnya, setelah menghadapi Yordania, mereka masih harus menjalani laga yang lebih berat melawan Argentina dan Aljazair dalam persaingan memperebutkan tiket ke babak gugur.

Austria sendiri memiliki ambisi besar untuk menembus fase knockout Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak edisi 1954.

Yordania Ukir Sejarah, tetapi Persiapan Kurang Ideal

Di sisi lain, Yordania datang ke Amerika Serikat dengan status debutan dan dianggap sebagai tim yang paling tidak diunggulkan di Grup J.

Tim yang dilatih Jamal Sellami memastikan tempat di Piala Dunia melalui putaran ketiga kualifikasi zona Asia. Mereka mengumpulkan 16 poin dari 10 pertandingan dan finis di posisi kedua grup, unggul tipis atas Irak.

Keberhasilan tersebut mengantar Yordania meraih tiket otomatis ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola negara tersebut.

Setelah memastikan kelolosan, Yordania kembali menunjukkan performa kompetitif di Piala Arab. Mereka mampu melaju hingga partai final sebelum akhirnya kalah dramatis 2-3 dari Maroko melalui babak perpanjangan waktu.

Namun, performa mereka menurun setelah kekalahan tersebut. Dalam empat pertandingan persahabatan terakhir menjelang Piala Dunia, Yordania hanya mampu meraih dua hasil imbang dan menelan dua kekalahan.

Rangkaian hasil itu membuat mereka memasuki turnamen dengan catatan lima pertandingan tanpa kemenangan.

Kondisi Terkini Kedua Tim

Austria harus kehilangan Christoph Baumgartner yang mengalami cedera sebelum turnamen dimulai. Posisinya di skuad digantikan oleh Dejan Ljubicic.

Selain itu, Patrick Wimmer, Florian Grillitsch, dan David Alaba masih dipantau kondisinya. Meski demikian, Alaba diperkirakan tetap masuk dalam susunan pemain utama.

Absennya Baumgartner membuka peluang bagi Austria untuk mengandalkan lini serang yang dihuni Romano Schmid, Marcel Sabitzer, Michael Gregoritsch, dan Marko Arnautovic.

Sementara itu, Yordania juga mengalami kendala di sektor penyerangan. Ibrahim Sabra mundur dari skuad dan digantikan Mohammad Taha.

Kehilangan terbesar datang dari Yazan Al Naimat. Penyerang yang mencetak delapan gol selama fase kualifikasi Piala Dunia itu masih dibekap cedera sejak Desember dan dipastikan absen pada turnamen ini.

Tanpa Al Naimat, tanggung jawab lini depan kemungkinan akan dipikul oleh Mousa Tamari, Ali Olwan, dan Odeh Fakhouri dalam formasi 3-4-3 racikan Jamal Sellami.

Prediksi Susunan Pemain

Austria (4-2-3-1): Alexander Schlager; Konrad Laimer, Philipp Lienhart, David Alaba, Phillipp Mwene; Xaver Schlager, Nicolas Seiwald; Romano Schmid, Marcel Sabitzer, Michael Gregoritsch; Marko Arnautovic.

Yordania (3-4-3): Yazid Abulaila; Yazan Al-Arab, Abdallah Nasib, Obaid; Mohammad Abu Hashish Haddad, Nizar Al Rashdan, Noor Al Rawabdeh, Mohammad Taha; Mousa Tamari, Ali Olwan, Odeh Fakhouri.

Statistik Performa Terbaru

Austria: Kalah – Menang – Imbang – Menang – Menang – Menang

Yordania: Menang – Kalah – Imbang – Imbang – Kalah – Kalah

Prediksi skor: Austria 3-1 Yordania.

Secara kualitas skuad, pengalaman internasional, serta performa terkini, Austria berada beberapa tingkat di atas Yordania. Tim asuhan Ralf Rangnick diperkirakan akan mendominasi penguasaan bola dan terus menekan lini pertahanan lawan sejak menit awal.

Catatan Yordania yang selalu kebobolan minimal dua gol dalam lima pertandingan terakhir juga menjadi indikasi bahwa mereka akan menghadapi tekanan besar sepanjang pertandingan.

Jika mampu mempertahankan efektivitas serangan seperti dalam laga-laga pemanasan sebelumnya, Austria memiliki peluang besar untuk mengawali Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan. (*)

Editor : Niklaas Andries
#grup J piala dunia 2026 #austria vs yordania #prediksi autria vs yordania #Prediksi skor Austri vs Yordania #piala dunia 2026