RADARBANYUWANGI.ID - Persaingan di Grup H Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung ketat sejak pertandingan pertama. Arab Saudi dan Uruguay akan membuka perjalanan mereka di turnamen empat tahunan tersebut saat berhadapan di Hard Rock Stadium, Senin malam waktu setempat.
Dengan Spanyol dipandang sebagai favorit utama untuk menjuarai grup, duel Arab Saudi kontra Uruguay berpotensi menjadi laga krusial dalam perebutan tiket menuju fase gugur. Hasil pertandingan ini bisa sangat menentukan peta persaingan menuju babak 32 besar.
Uruguay datang dengan status unggulan, tetapi Arab Saudi memiliki pengalaman panjang tampil di panggung Piala Dunia dan bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata.
Arab Saudi Berusaha Memutus Tren Negatif
Piala Dunia 2026 menjadi penampilan rutin Arab Saudi di ajang sepak bola terbesar dunia. Sejak debut pada 1994, The Green Falcons hanya absen pada edisi 2010 dan 2014 akibat gagal lolos dari fase kualifikasi.
Meski cukup sering tampil di putaran final, prestasi terbaik Arab Saudi masih terjadi pada Piala Dunia 1994 ketika mereka berhasil menembus babak 16 besar. Setelah itu, perjalanan mereka kerap terhenti di fase grup.
Menjelang turnamen kali ini, tim asuhan Georgios Donis menunjukkan performa yang belum sepenuhnya konsisten. Dalam rangkaian laga persiapan, Arab Saudi bermain imbang tanpa gol melawan Senegal, mengalahkan Puerto Rico 1-0, dan kalah 1-2 dari Ekuador.
Hasil tersebut menunjukkan masih adanya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum menghadapi lawan-lawan kuat di Grup H.
Namun, peluang Arab Saudi untuk melangkah ke fase gugur tetap terbuka. Selain posisi dua besar, format kompetisi juga memungkinkan beberapa tim peringkat ketiga terbaik lolos ke babak berikutnya.
Uruguay Ingin Kembali Menjadi Ancaman di Panggung Dunia
Di sisi lain, Uruguay datang dengan ambisi besar untuk mengembalikan reputasi mereka sebagai salah satu kekuatan tradisional sepak bola dunia.
Meski tidak lagi diperkuat generasi emas seperti Luis Suarez dan Edinson Cavani, skuad La Celeste masih dihuni sejumlah pemain berkualitas yang tampil di level tertinggi sepak bola Eropa.
Tim asuhan Marcelo Bielsa terakhir kali tampil pada jeda internasional Maret lalu. Saat itu Uruguay menahan imbang Inggris 1-1 di Wembley sebelum bermain 0-0 melawan Aljazair.
Secara historis, Uruguay merupakan salah satu negara tersukses di Piala Dunia. Mereka pernah menjadi juara dunia pada edisi perdana tahun 1930 dan kembali mengangkat trofi pada 1950.
Dalam era modern, pencapaian terbaik Uruguay terjadi saat mencapai semifinal Piala Dunia 2010. Mereka juga berhasil menembus perempat final pada 2018 sebelum mengalami kekecewaan setelah tersingkir di fase grup Piala Dunia 2022.
Karena itu, turnamen tahun ini menjadi momentum bagi Uruguay untuk kembali menunjukkan kapasitas mereka sebagai tim yang mampu bersaing jauh di kompetisi internasional.
Rekor Pertemuan Berimbang
Arab Saudi dan Uruguay sudah tiga kali bertemu di level internasional. Menariknya, kedua negara sama-sama mengoleksi satu kemenangan. Pertemuan terakhir terjadi pada Piala Dunia 2018 ketika Uruguay menang tipis 1-0 atas Arab Saudi.
Catatan tersebut membuat pertandingan kali ini diperkirakan berlangsung lebih ketat dibandingkan yang diprediksi banyak pihak.
Jika mampu meraih tiga poin, Uruguay akan berada dalam posisi ideal untuk melangkah ke fase gugur mengingat laga kedua mereka akan mempertemukan La Celeste dengan Tanjung Verde pada 21 Juni.
Kondisi Terkini Kedua Tim
Arab Saudi harus kehilangan penjaga gawang Nawaf Al Aqidi yang masih menjalani pemulihan cedera otot. Selain itu, skuad The Green Falcons berada dalam kondisi yang relatif prima.
Kapten tim Salem Al-Dawsari kembali menjadi tumpuan utama. Pemain bernomor punggung 10 tersebut merupakan pencetak gol terbanyak dalam skuad saat ini dengan koleksi 34 gol untuk tim nasional.
Di lini depan, Firas Al-Buraikan diperkirakan dipercaya sebagai ujung tombak utama. Penyerang tersebut telah mengemas 16 gol dari 72 penampilan bersama Arab Saudi.
Sementara itu, Uruguay menghadapi sejumlah persoalan kebugaran pemain. Jose Gimenez, Ronald Araujo, Giorgian De Arrascaeta, Matias Vina, dan Sebastian Caceres masih diragukan tampil karena mengalami berbagai masalah cedera.
Dari nama-nama tersebut, Caceres disebut memiliki peluang terbesar untuk dimainkan sejak menit awal dan berduet dengan Santiago Bueno di jantung pertahanan.
Di lini tengah, Federico Valverde tetap menjadi motor permainan Uruguay. Gelandang Real Madrid itu akan didukung Manuel Ugarte dan Rodrigo Bentancur dalam menjaga keseimbangan tim. Sementara Darwin Nunez diperkirakan menjadi andalan utama untuk membongkar pertahanan Arab Saudi.
Prediksi Susunan Pemain
Arab Saudi (4-2-3-1): Mohammed Al-Owais; Saud Abdulhamid, Hassan Al Tambakti, Ali Lajami, Bu; Mohammed Kanno, Al-Khaibari; Nawaf Al-Dawsari, Musab Al-Juwayr, Salem Al-Dawsari; Firas Al-Buraikan.
Uruguay (4-4-2): Fernando Muslera; Guillermo Varela, Sebastian Caceres, Santiago Bueno, Mathias Olivera; Federico Valverde, Manuel Ugarte, Rodrigo Bentancur, Maximiliano Araujo; Federico Vinas, Darwin Nunez.
Prediksi Skor: Arab Saudi 1-2 Uruguay
Secara kualitas skuad, pengalaman pemain, serta kedalaman lini tengah, Uruguay masih memiliki keunggulan dibandingkan Arab Saudi.
Meski demikian, pertandingan ini diperkirakan tidak akan berjalan mudah bagi La Celeste. Arab Saudi dikenal disiplin dalam bertahan dan memiliki sejumlah pemain berpengalaman yang mampu memanfaatkan situasi transisi.
Peran Federico Valverde dan Darwin Nunez kemungkinan menjadi faktor pembeda dalam laga ini. Jika keduanya tampil maksimal, Uruguay berpeluang besar membawa pulang tiga poin penting.
Namun, Arab Saudi tetap memiliki kapasitas untuk memberikan perlawanan sengit dan membuat pertandingan berlangsung ketat hingga menit-menit akhir. (*)
Editor : Niklaas Andries