Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Drama Dua Kali Mistar! Ekuador Gagal Unggul atas Pantai Gading di Babak Pertama

Ali Sodiqin • Senin, 15 Juni 2026 | 07:13 WIB
Amad Diallo menjadi pemain kunci dalam duel Pantai Gading melawan Ekuador di Grup F Piala Dunia 2026. (Instagram @Amad Diallo)
Amad Diallo menjadi pemain kunci dalam duel Pantai Gading melawan Ekuador di Grup F Piala Dunia 2026. (Instagram @Amad Diallo)

RADARBANYUWANGI.ID - Laga pembuka Grup E Piala Dunia 2026 antara Ekuador dan Pantai Gading berlangsung sengit sejak menit awal. Namun, meski silih berganti menciptakan peluang, kedua tim masih gagal memecah kebuntuan hingga turun minum.

Bermain di Stadion Lincoln Financial, Philadelphia, Senin (15/6) pagi WIB, Ekuador dan Pantai Gading harus puas menutup babak pertama dengan skor kacamata 0-0. Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi dengan Ekuador tampil lebih agresif, sementara Pantai Gading mengandalkan penguasaan bola dan serangan balik cepat. 

Sejak peluit kickoff dibunyikan, Ekuador langsung mengambil inisiatif serangan. Baru dua menit laga berjalan, gelandang andalan mereka, Moises Caicedo, melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Sayangnya, bola masih melenceng tipis di sisi kiri gawang Pantai Gading.

Tekanan terus dilancarkan tim asal Amerika Selatan itu. Pada menit ke-11, Enner Valencia hampir membawa Ekuador unggul. Menerima umpan di kotak penalti, kapten tim itu melepaskan sepakan kaki kiri. Namun bola melayang tipis di atas mistar.

Pantai Gading yang berstatus juara Afrika tak tinggal diam. Mereka perlahan menguasai permainan dan unggul tipis dalam penguasaan bola. Meski demikian, rapatnya lini belakang Ekuador membuat serangan The Elephants belum mampu menghasilkan peluang bersih. 

Momentum terbaik Ekuador hadir pada menit ke-24.

Kesalahan bek Emmanuel Agbadou yang terlalu lama menguasai bola di area pertahanan berhasil dimanfaatkan John Yeboah. Winger Ekuador itu merebut bola dan langsung melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti.

Stadion nyaris bergemuruh.

Namun, bola hanya menghantam mistar gawang dan memantul keluar.

Petaka hampir kembali menghampiri Pantai Gading enam menit kemudian. Alan Minda yang menerima umpan terobosan Pedro Vite lolos dari jebakan offside dan berhadapan dengan kiper Yahia Fofana.

Alih-alih menjadi gol, sepakan Minda lagi-lagi membentur mistar.

Dua kali mistar gawang menyelamatkan Pantai Gading dari kebobolan di babak pertama. 

Tim besutan Emerse Fae kemudian merespons lewat serangan balik cepat.

Pada menit ke-35, Nicolas Pepe memperoleh ruang tembak di dalam kotak penalti. Namun, sepakan kaki kirinya masih mampu diblok pemain belakang Ekuador.

Menjelang turun minum, Pantai Gading meningkatkan intensitas serangan. Bazoumana Toure menusuk dari sisi kiri dan mengirimkan umpan silang berbahaya yang berhasil diamankan kiper Hernan Galindez.

Tak lama berselang, Wilfried Singo mencoba mencetak gol spektakuler lewat tendangan akrobatik memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan. Akan tetapi, bola masih melambung di atas mistar.

Babak pertama pun ditutup tanpa gol.

Meski skor masih 0-0, duel kedua tim berlangsung menarik dan terbuka. Ekuador tampil lebih berbahaya dengan dua peluang emas yang membentur mistar, sedangkan Pantai Gading menunjukkan kualitas melalui penguasaan bola dan serangan balik yang cepat. 

Hasil akhir laga ini diprediksi akan sangat menentukan persaingan Grup E yang juga dihuni Jerman dan Curacao. Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk membuka peluang lolos ke babak berikutnya.

Susunan pemain

Pantai Gading: Fofana; Konan, Singo, Doue, Agbadou; S. Fofana, Kessie; Diomande, Wahi, Pepe; Toure.

Ekuador: Galindez; Hincapie, Ordonez, Pacho; Minda, Vite, Franco, Caicedo; Yeboah, Valencia, Plata. 

Editor : Ali Sodiqin
#Grup E #Ekuador #Moises Caicedo #pantai gading #Piala Dunia