Tiga Pemain Dicoret karena Indisipliner, Timnas Kosta Rika Bergejolak Jelang Hadapi Kolombia dan Inggris

Niklaas Andries • Dipublikasikan Jumat, 29 Mei 2026 | 09:44 WIB
MASALAH DISIPLIN: Tiga pemain timnas Kosta Rika dicoret
MASALAH DISIPLIN: Tiga pemain timnas Kosta Rika dicoret

RADARBANYUWANGI.ID - Persiapan Tim Nasional Kosta Rika menghadapi dua laga uji coba internasional melawan Kolombia dan Inggris justru diwarnai polemik internal. Federasi Sepak Bola Kosta Rika (FCRF) resmi mencoret tiga pemain dari skuad akibat persoalan indisipliner.

Salah satu nama yang terkena sanksi ialah penyerang Hearts, Kenneth Vargas. Selain Vargas, dua pemain lain yang juga dikeluarkan dari skuad adalah penyerang Nashville SC, Warren Madrigal, serta gelandang LD Alajuelense, Alejandro Bran.

Ketiganya dipastikan absen dalam pertandingan persahabatan melawan Kolombia yang akan berlangsung pada 1 Juni di Bogotá serta duel kontra Inggris pada 10 Juni di Orlando, Amerika Serikat.

Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini 29 Mei 2026 Bergerak Turun, Simak Rincian Antam, UBS, dan Galeri 24

Situasi paling serius melibatkan Alejandro Bran. Kepolisian setempat tengah menyelidiki dugaan insiden penembakan yang menimpa mobil sang pemain setelah terjadi pertikaian di luar sebuah bar di kawasan Los Yoses, San José, pada Senin dini hari waktu setempat. Kendaraan Bran dilaporkan terkena beberapa peluru dalam insiden tersebut.

Meski tidak secara langsung menyinggung kasus penembakan itu, FCRF menegaskan bahwa Bran dicoret karena dianggap tidak lagi memenuhi syarat untuk tetap menjadi bagian dari tim nasional pada agenda pertandingan bulan Juni.

“Persyaratan yang diperlukan untuk melanjutkan keterlibatannya bersama tim sudah tidak terpenuhi,” demikian pernyataan resmi federasi.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bikin Dunia Moto3 Geger, Debut Brutal Pembalap Indonesia Mulai Disejajarkan dengan Ai Ogura

Beberapa jam setelah pengumuman terkait Bran, FCRF kembali merilis pernyataan terpisah mengenai pencoretan Kenneth Vargas dan Warren Madrigal dari pemusatan latihan tim nasional.

Federasi menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan aturan internal yang berlaku bagi seluruh pemain tim nasional Kosta Rika.

“Disiplin dan penghormatan terhadap aturan merupakan fondasi utama bagi seluruh tim nasional kami. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari tanggung jawab saat mewakili negara,” tulis FCRF.

Tidak hanya federasi, klub LD Alajuelense juga mengambil langkah tegas terhadap dua pemainnya, Alejandro Bran dan Kenneth Vargas. Vargas sendiri saat ini berstatus pemain pinjaman dari klub Skotlandia, Hearts, hingga 31 Desember mendatang.

Dalam pernyataan resminya, LD Alajuelense menyebut keputusan pemisahan kedua pemain dilakukan setelah evaluasi menyeluruh terhadap berbagai peristiwa terbaru yang dinilai bertentangan dengan prinsip institusi klub.

Gejolak internal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Kosta Rika yang tengah menjalani proses pembangunan ulang tim nasional. Negara asal Amerika Tengah tersebut gagal lolos ke Piala Dunia 2026 dan pada Maret lalu menunjuk Fernando Batista sebagai pelatih kepala baru.

Pelatih asal Argentina itu dikontrak untuk memimpin Kosta Rika hingga gelaran Piala Dunia 2030 dengan target mengembalikan daya saing tim di level internasional. (*)

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
kolombia inggris Piala Dunia 2025