RADARBANYUWANGI.ID - Javier Mascherano resmi mengundurkan diri sebagai pelatih kepala Inter Miami CF, hanya empat bulan setelah mengantarkan klub tersebut meraih gelar MLS Cup pertama dalam sejarah.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Selasa, pihak klub menyebut keputusan tersebut diambil karena alasan pribadi.
Mascherano menyampaikan keputusannya setelah pertandingan imbang 2-2 melawan New York Red Bulls pada akhir pekan lalu.
Langkah ini terbilang mengejutkan, mengingat performa tim yang masih kompetitif di awal musim 2026.
Baca Juga: APH se-Banyuwangi Sepakat Terapkan KUHP dan KUHAP Baru, Perkuat Sinergi dan Kepastian Hukum
Ucapan Perpisahan dan Rasa Terima Kasih
Dalam pernyataannya, Mascherano mengungkapkan rasa terima kasih kepada klub, staf, dan terutama para pemain.
“Saya ingin menyampaikan bahwa karena alasan pribadi, saya memutuskan untuk mengakhiri masa jabatan saya sebagai pelatih Inter Miami. Terima kasih kepada klub atas kepercayaan yang diberikan, serta kepada seluruh pemain yang telah menciptakan momen-momen tak terlupakan,” ujarnya.
Baca Juga: Polisi-TNI Tandang Bareng Tambal Jalan Berlubang di Tegalsari Banyuwangi, Tekan Risiko Kecelakaan
Warisan Besar Mascherano di Inter Miami
Mantan rekan setim Lionel Messi di tim nasional Argentina dan Barcelona itu meninggalkan warisan signifikan.
Sejak ditunjuk pada November 2024 menggantikan Gerardo Martino, Mascherano sukses membawa Inter Miami Juara MLS Cup 2025, Semifinal Concacaf Champions Cup, dan Final Leagues Cup
Prestasi tersebut menjadikannya salah satu pelatih tersukses dalam sejarah singkat klub.
Posisi Tim dan Situasi Terkini
Baca Juga: Pusat Batik Banyuwangi Resmi Hadir, Permudah Akses Wastra Otentik dan Dongkrak Ekonomi Perajin
Saat ini, Inter Miami berada di peringkat ketiga Wilayah Timur MLS setelah tujuh pertandingan musim 2026. Namun, mereka gagal melangkah lebih jauh di Concacaf Champions Cup setelah tersingkir oleh Nashville SC.
Keputusan Mascherano juga datang tidak lama setelah klub meresmikan stadion baru mereka di dekat Bandara Internasional Miami, di mana dua laga awal berakhir imbang.
Guillermo Hoyos Ditunjuk sebagai Pelatih Sementara
Baca Juga: Quo Vadis Kebijakan Publik Banyuwangi?
Sebagai pengganti, Guillermo Hoyos ditunjuk sebagai pelatih kepala sementara untuk beberapa pertandingan ke depan. Ia sebelumnya menjabat sebagai direktur olahraga klub.
Hoyos memiliki pengalaman melatih di berbagai kompetisi, termasuk Liga MX, serta pernah menangani tim nasional Bolivia.
Sementara itu, posisi direktur olahraga akan diambil alih oleh Alberto Marrero.
Pernyataan Klub
Pemilik klub, Jorge Mas, menegaskan bahwa Mascherano akan selalu menjadi bagian penting dalam sejarah Inter Miami.
“Javier akan selalu memiliki tempat spesial di keluarga Inter Miami. Ia berperan besar dalam pencapaian luar biasa klub, termasuk gelar MLS Cup dan performa bersejarah di panggung dunia,” ujar Mas.
Kepergian Mascherano menjadi pukulan bagi Inter Miami di tengah musim yang masih berjalan. Namun, fondasi kuat yang telah dibangunnya memberi harapan bagi tim untuk tetap bersaing di level tertinggi.
Kini, perhatian tertuju pada bagaimana Hoyos melanjutkan tongkat estafet dan menjaga ambisi klub tetap hidup. (*)
Editor : Niklaas Andries